Timnas Indonesia U-17 akan menjalani laga Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dalam rangka persiapan kejuaraan ini, dilakukan persiapan intens yang berlangsung di Jerman.
Seperti diumumkan PSSI melalui situs resminya, setelah persiapan di Jerman, Timnas Indonesia U-17 akan memulai perjalanan melawan tim-tim Amerika Latin dan Afrika.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan jika persiapan di Jerman jadi kunci bagi Timnas Indonesia U-17.
"Kita akan lihat pertandingan satu per satu. Hasil drawing di satu sisi memberikan kans bagi Indonesia untuk bisa berbicara lebih jauh. Kuncinya ada persiapan di Jerman. Saya yakin kita akan mendapatkan hasil maksimal di Jerman dengan beruji coba melawan tim-tim dari Amerika Latin dan Afrika," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Diumumkan juga kalau PSSI telah menetapkan markas Timnas Indonesia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, untuk menghadapi laga penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 2023.
Tim Garuda Muda akan memulai pertandingan Piala Dunia U-17 2023 mereka dengan menghadapi Timnas Ekuador.
Pertandingan kedua mereka dijadwalkan pada Jumat (10/11) dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB. Sementara itu, pada pertandingan selanjutnya, tim asuhan Bima Sakti akan bertemu dengan Panama pada Senin (13/11).
Laga penentu kualifikasi grup A Piala Dunia U-17 2023 selanjutnya melawan Maroko akan digelar pada Kamis (16/11).
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia U-17 2023, Lengkap Pembagian Grup
Dalam semangat fair play, pertandingan lainnya seperti Ekuador versus Panama akan diselenggarakan di Stadion Manahan, Surakarta.
Apabila berhasil meraih juara grup, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan akan melanjutkan pertandingan di Kota Pahlawan, Surabaya.
Sebaliknya, jika berada sebagai runner-up atau dalam peringkat tiga terbaik, tim Merah-Putih akan bertanding di Surakarta.
Mengamati jadwal pertandingan Piala Dunia U-17 2023, Timnas Indonesia U-17 akan memiliki waktu istirahat singkat selama fase penyisihan grup, hanya dua hari.
Bima Sakti dan Frank Wormuth perlu memperhatikan keseimbangan dan stamina para pemain mengingat intensitas tinggi dari tiga pertandingan yang akan dihadapi.
Dalam hasil undian, Indonesia terhindar dari grup-grup yang sangat kompetitif. Indonesia tidak akan bertemu dengan negara-negara unggulan pada awal turnamen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
-
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja