Timnas Indonesia U-24 membuka Asian Games dengan menghadapi Kirgizstan. Bagaimana persiapan anak didik Indra Sjafri dalam laga Timnas Indonesia U-24 vs Kirgizstan nanti?
Laga Asian Games antara Timnas Indonesia U-24 vs Kirgizstan sendiri akan berlangsung hari ini, Selasa 19 September 2023.
Dilaporkan PSSI kalau Timnas Indonesia U-24 sudah tiba di Huangzhou, China dan menjalani latihan pemulihan sebelum menghadapi Kirgizstan.
Anak didik Indra Sjafri sendiri sudah menjalani latihan ini di Jinhua Youth Sports Scholl Football, Huangzhou pada Minggu malam (17/9/2023).
Pelatih Indra Sjafri mengatakan Timnas Indonesia U-24 juga telah siap untuk bermain di laga perdana melawan Kirgizstan di Asian Games.
Ramadhan Sananta Tidak Dilepas Persis Solo
"Setelah melakukan perjalanan panjang dari Indonesia dan sempat transit di Hongkong, pada malam ini kita lakukan latihan perdana di Hangzhou. Menu latihan ringan, kita jalani latihan pemulihan dan adaptasi disini," kata Indra Sjafri.
"Kami juga masih menunggu pemain-pemain yang akan bergabung pada besok hari. Yang jelas kami sudah fokus jelang laga perdana lawan Kirgizstan. Pemain yang siap dan sudah ada di Huangzhou sebanyak 19 pemain," lanjutnya.
Indra Sjafri sendiri telah menunjuk 22 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Asian Games. Namun nampaknya, ia tidak mendapatkan semuanya dengan mulus.
Salah satunya adalah penyerang tangguh Persis Solo dan andalan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta yang tidak ikut serta.
"Dari hasil diskusi dan komitmen saya dengan klub, salah satunya Persis Solo, sebelumnya setuju memberikan pemain memperkuat timnas Asian Games. Untuk Persis Solo kita panggil hanya satu pemain, yaitu Ramadhan Sananta," jelasnya.
"Atas Izin Persis Solo dan komitmen manager, Persis menyetujui Sananta bergabung dengan permintaan bermain terlebih dulu melawan PSIS Semarang, di tanggal 16 September 2023. Kita setujui dan sepakat pemain yang bersangkutan berangkat menyusul ke Huangzhou tanggal 18 September 2023 dini hari." ungkap pelatih Timnas Indonesia U-24.
"Tapi akhirnya Sananta tidak dibolehkan berangkat. Padahal id card sudah diterbitkan oleh panitia Asian Games. Tiket keberangkatan ke Huangzhou juga sudah disiapkan untuk semua pemain yang menyusul dengan penerbangan tanggal 18 September dini hari pukul 00:15 WIB." jelas Indra Sjafri.
Banyak Pemain Cedera
Tidak hanya Ramadhan Sananta yang masih ditahan klubnya, Timnas Indonesia U-24 juga dibayangi masalah banyaknya pemain cedera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati