/
Kamis, 21 September 2023 | 13:56 WIB
Film Bohemian Rhapsody (IMDB)

Kabar gembira untuk penggemar grup band Queen dan Freddie Mercury, karena Bohemian Rhapsody tayang di Bioskop Trans TV malam ini, Kamis 21 September 2023.

Seperti apa cerita biografi Freddie Mercury bersama grup band Queen tersebut? Simak lebih dulu sinopsis Bohemian Rhapsody untuk memudahkan memahaminya.

Sebagai film biografi tentu saja Bohemian Rhapsody akan menceritakan sosok Freddie Mercury di masa hidupnya.

Rami Malek pun ditunjuk sebagai pemeran Freddie Mercury, selain itu masih ada Gwilym Lee sebagai Brian May, Ben Hardy sebagai Roger Taylor.

Juga ada Lucy Boynton sebagai Mary Austin, Aidan Gillen sebagai John Reid dan masih banyak aktor juga aktris dalam Bohemian Rhapsody.

Film Bohemian Rhapsody sendiri awalnya sudah rilis sejak 2018 silam. Meski begitu tetap bisa jadi tontonan menarik sampai saat ini.

Seperti apa cerita dalam film biografi ini? Simak lebih jelasnya dalam sinopsis Bohemian Rhapsody berikut ini.

Sinopsis Bohemian Rhapsody

Film Bohemian Rhapsody tentu saja mengambil setting pada masa hidup Freddie Mercury, terutama saat bersama grup band Queen.

Baca Juga: Sinopsis Final Score, Film Aksi Teror di Stadion Tayang Malam Ini

Dikisahkan pada tahun 1970, Farrokh Bulsara, seorang mahasiswa Parsi India dan penangan bagasi di Heathrow Airport, menonton sebuah band lokal yang telah lama ia ikuti, bernama Smile, yang tampil di sebuah klub malam.

Setelah mereka selesai tampil, ia bertemu gitaris Smile, Brian May, dan drummer Roger Taylor, dan ditawari untuk menggantikan vokalis mereka, Tim Staffell, yang baru saja keluar dari band.

Dengan tambahan basis John Deacon, band tersebut – sekarang dikenal dengan nama Queen – mulai bermain melintasi Inggris sampai mereka menjual van mereka untuk memproduksi album debut mereka.

Gaya musik mereka mendatangkan kontrak dengan perusahaan rekaman EMI Records. Pada saat yang bersamaan, Farrokh secara resmi mengganti namanya menjadi Freddie Mercury dan bertunangan dengan pegawai toko Biba, Mary Austin.

Album perdana mereka menduduki tangga lagu di Amerika, dan selama tur band di A.S., Freddie mulai mempertanyakan seksualitasnya.

Pada tahun 1975, Queen merekam album keempat mereka, "A Night at the Opera", namun mereka meninggalkan EMI karena eksekutif EMI, Ray Foster, menolak merilis lagu enam menit mereka yang berjudul "Bohemian Rhapsody" sebagai single utama album tersebut.

Freddie meminta DJ Kenny Everett untuk menyiarkan lagu tersebut di radio. Walaupun ulasannya beragam, "Bohemian Rhapsody" menjadi sukses besar.

Setelah tur dunia, Freddie memulai hubungan dengan Paul Prenter, manajer harian band. Mary memutuskan hubungannya dengan Freddie ketika ia mengetahui bahwa Freddie seorang biseksual, walaupun ia yakin bahwa Freddie seorang homoseksual.

Kesuksesan band berlanjut hingga awal 1980-an, namun ketegangan meningkat terkait arah musik mereka dan perubahan pada sifat Freddie yang dihasilkan dari hubungannya dengan Paul.

Pada tahun 1981, setelah pesta mewah di rumahnya, Freddie jatuh cinta pada Jim Hutton, seorang pelayan di pesta tersebut.

Mereka akhirnya berpisah, dan Jim berkata kepada Freddie untuk mencarinya setelah ia belajar untuk mencintai dirinya sendiri.

Sebuah Konferensi Pers untuk mempromosikan album "Hot Space" pada tahun 1982 dipojokkan oleh wartawan, yang membombardir Freddie dengan pertanyaan mengenai kehidupan pribadi dan seksualitasnya.

Hubungan Freddie dengan rekan bandnya memburuk ketika ia mengumumkan bahwa ia telah menandatangani kontrak solo senilai $4 juta dengan CBS Records. Ia pindah ke Munich pada tahun 1984 untuk mengerjakan album solo pertamanya yang berjudul "Mr. Bad Guy" dan mulai berhubungan seksual dengan Paul.

Mary, yang tengah hamil, datang berkunjung dan memaksanya untuk kembali ke band, karena mereka ditawari satu tempat dalam Konser amal "Live Aid" yang digagas oleh Bob Geldof di Stadion Wembley.

Setelah mengetahui bahwa Paul menyembunyikan berita ini darinya, Freddie yang marah memutuskan hubungan dengannya.

Sebagai balasannya, Paul memberitahukan publik tentang petualangan seksual Freddie Mercury.

Freddie kembali ke London dan meminta maaf kepada rekan bandnya dan manajer Jim Beach. Mereka akhirnya berbaikan dan diberi tempat terakhir di "Live Aid".

Dengan mewabahnya penyebaran AIDS di seluruh dunia, Freddie Mercury mengetahui bahwa ia juga terjangkit. Ia memberitahukan rekan bandnya saat latihan, dan mereka merangkul.

Pada hari "Live Aid", ia bertemu kembali dengan Hutton dan Mary, dan berhubungan kembali dengan keluarganya dan mematuhi pepatah Zoroastrianisme ayahnya, "Berpikir baik, berkata baik, berbuat baik".

Band akhirnya tampil di "Live Aid", menyanyikan lagu-lagu "Bohemian Rhapsody", "Radio Ga Ga", "Hammer to Fall", "We Will Rock You" dan "We Are the Champions".

Penampilan mereka di "Live Aid" sukses besar, membantu meningkatkan donasi selama mereka tampil.

Setelah Freddie Mercury meninggal karena AIDS pada tahun 1991, Beach dan anggota Queen yang tersisa membentuk, pada tahun 1992, Mercury Phoenix Trust untuk membantu melawan AIDS di seluruh dunia.

Itulah sinopsis Bohemian Rhapsody yang menjadi tayangan Bioskop Trans TV malam ini. Pastinya tidak boleh dilewatkan penggemar Freddie Mercury dan Queen.

Load More