- PT Bank Rakyat Indonesia menyalurkan dana KUR sebesar Rp31,42 triliun hingga akhir Februari 2026 untuk mendukung UMKM domestik.
- BRI menawarkan tiga kategori produk KUR, yakni Supermikro, Mikro, dan Kecil dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta.
- Nasabah dapat mengajukan permohonan kredit melalui portal daring resmi atau mendatangi kantor cabang BRI terdekat dengan persyaratan lengkap.
Suara.com - Antusiasme pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tetap tinggi. Sebagai instrumen utama dalam memperkuat ekonomi domestik, KUR BRI menawarkan solusi pembiayaan dengan suku bunga rendah dan jangka waktu pengembalian yang fleksibel, menjadikannya opsi paling rasional untuk penambahan modal kerja maupun investasi jangka panjang.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkokoh perannya sebagai penyalur KUR terbesar di tanah air. Berdasarkan data hingga akhir Februari 2026, BRI telah menyalurkan dana sebesar Rp31,42 triliun, atau setara dengan 17,46% dari total target alokasi tahunan yang dipatok sebesar Rp180 triliun.
Kategori Produk KUR BRI 2026
Untuk menjangkau berbagai skala bisnis, BRI mengklasifikasikan KUR ke dalam tiga kategori utama:
- KUR Supermikro: Dirancang khusus bagi pelaku usaha berskala ultra mikro dengan persyaratan yang sangat ringkas.
- KUR Mikro: Ditujukan bagi individu dengan skala usaha kecil yang membutuhkan suntikan modal operasional.
- KUR Kecil: Menjadi primadona karena menawarkan limit pinjaman yang besar, yakni antara Rp50 juta hingga Rp500 juta. Produk ini sangat efektif untuk ekspansi kapasitas produksi maupun pengadaan aset usaha.
Simulasi Angsuran KUR Kecil (Plafon Rp500 Juta)
Berikut adalah gambaran estimasi kewajiban bulanan untuk plafon maksimal Rp500 juta dengan suku bunga 6% per tahun:
12 Bulan: Rp44.166.667/bulan
24 Bulan: Rp23.333.333/bulan
36 Bulan: Rp16.388.889/bulan
48 Bulan: Rp12.916.667/bulan
60 Bulan: Rp10.833.333/bulan
Catatan: Angka di atas merupakan estimasi awal. Besaran cicilan final akan disesuaikan dengan hasil verifikasi profil risiko dan kebijakan analisis kredit bank.
Ketentuan dan Persyaratan Debitur
Baca Juga: Tembus Rp865 Miliar, BRI Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pelaku Usaha di NTT
Bagi masyarakat yang tertarik mengajukan, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi:
KUR Mikro BRI
Individu yang memiliki bisnis produktif dan prospektif.
Minimal operasional usaha sudah berjalan selama 6 bulan.
Tidak memiliki kredit produktif di bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit).
Dokumen wajib: KTP, KK, dan Surat Izin Usaha (NIB atau keterangan dari kelurahan).
Limit maksimal Rp50 juta tanpa biaya administrasi/provisi.
KUR Kecil BRI
Memiliki usaha produktif yang berjalan minimal 6 bulan.
Wajib memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau legalitas yang setara.
Tenor maksimal 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
Agunan disesuaikan dengan regulasi internal perbankan.
Mekanisme Pengajuan Pinjaman
Berita Terkait
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Transformasi Bisnis ala SALAKU: Kunci Sukses Produk Lokal Go International Bersama BRI
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Sagu Papua Go International! Begini Strategi Japamo Maksimalkan Dukungan BRI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya