Kaesang Pangarep tengah menjadi sorotan akibat manuver politiknya bergabung dengan PSI. Keputusan Kaesang bergabung PSI berbeda dari keluarganya, seperti Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution, yang merupakan kader PDI Perjuangan.
Kini, seorang warganet mendadak malah memberikan saran agar PDIP merekrut mantan pacar Kaesang, Felicia Tissue untuk menjadi kadernya. Saran itu disampaikan oleh warganet yang bernama @/darsut4 di akun X (atau dulu Twitter).
Dalam cuitannya, warganet ini menandai Gibran dan PDIP, sekaligus meminta Wali Kota Solo itu untuk menyampaikan pesannya kepada Kaesang.
"Mas wali Gibran, tolong sampaikan ke PDI Perjuangan agar rekrut 'Felicia Tissue' segera," tulis warganet sambil membubuhkan emoji mawar, seperti dikutip Deli pada Senin (25/9/2023).
Saran itu rupanya langsung ditanggapi Gibran dengan reaksi tak terduga. Sosok yang akrab disapa Mas Wali itu hanya memberikan satu emoji ngakak kala mendengar saran kocak tersebut.
"(Emoji ngakak hingga menangis mengeluarkan air mata)," balas Gibran.
Meski hanya membalas dengan satu emoji, nyatanya reaksi Gibran itu tetap menuai atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, jawaban anak Presiden Jokowi itu sudah dibaca 45 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Warganet juga turut menyerbu kolom komentar milik kakak Kaesang Pangarep itu. Mereka menuliskan beragam komentar kocak dan ledekan, sampai setuju dengan saran Felicia Tissue menjadi kader PDIP untuk menyaingi Kaesang di PSI.
"Aku yakin iki Mas Wali mesti ngekek e ungkapan hati yang terdalam," komentar warganet.
Baca Juga: Pengamat 'Cibir' Kabar Kaesang Bakal Jadi Ketum PSI: Irasional, Politisi Karbitan
"Otw korban ghosting merapat," ledek warganet.
"Apik usulanne (bagus usulannya)," dukung warganet.
"Akulah sang mantan donk. Lagunya Mas Giring (Ketum PSI)," tambah yang lain.
"Bagus itu bisa bersaing tuh," komentar warganet.
"Wah ide bagus juga nih mas wali," timpal lainnya.
"Terus pendukung Jokowi milih partainya Gibran (PDIP) atau partainya Kaesang (PSI)?" tanya warganet.
Berita Terkait
-
Pengamat 'Cibir' Kabar Kaesang Bakal Jadi Ketum PSI: Irasional, Politisi Karbitan
-
Sinyal Tak Nyaman Keluarga Jokowi Di Kandang Banteng
-
Gabungnya Kaesang ke PSI Dianggap Jadi Sinyal Jokowi Sudah Tak Nyaman di PDIP
-
PSI Bakal Umumkan Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum Hari Ini?
-
Tiru PDIP Punya Tokoh Sentral, Keluarga Jokowi Disebut Bakal Ikut Kaesang Gabung PSI
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri
-
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
-
KRD Tabrak CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Luka-luka
-
Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita