News / Nasional
Senin, 27 April 2026 | 22:21 WIB
Kecelakaan melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di area Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4/2026) malam. [Suara.com/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dua rangkaian kereta api mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.55 WIB.
  • KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti sehingga menyebabkan gerbong miring dan kelistrikan mati total.
  • Pihak berwenang saat ini sedang melakukan pendataan korban serta menyelidiki penyebab pertemuan dua kereta di jalur sama.

Suara.com - Kecelakaan melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di area Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4/2026) malam.

Insiden yang menggegerkan warga sekitar pukul 20.55 WIB ini melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek nomor 4 relasi Gambir - Surabaya Pasarturi dengan satu rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL).

Berdasarkan kesaksian Prima, salah satu penumpang KRL nahas, kereta sedang berhenti lama sebelum akhirnya ditabrak.

KRL tertahan di Stasiun Bekasi Timur karena adanya informasi kecelakaan lain yang melibatkan sebuah kendaraan di sekitar perlintasan Ampera atau Bulak Kapal.

"Tiba-tiba, kereta disundul dari belakang sama kereta jarak jauh," ungkap Prima menceritakan detik-detik benturan tersebut kepada Suara.com melalui sambungan telepon.

Benturan dikabarkan menembus hingga ke gerbong satu dan dua, serta menyebabkan posisi gerbong menjadi miring.

Prima juga menceritakan bagaimana suasana seketika menjadi gelap gulita akibat sistem kelistrikan kereta yang langsung terputus pasca-insiden.

"Listrik di kereta itu bener-bener langsung mati total," kata dia, dengan nada gemetar.

Dalam kondisi panik, Prima mengaku melihat banyak penumpang lain yang terjatuh
akibat dorongan hebat dari arah belakang.

Baca Juga: Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang

Ia sendiri berada di gerbong ketiga, dan berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari pintu yang terbuka sesaat setelah tabrakan terjadi.

Hingga berita ini diunggah, pihak berwenang masih terus melakukan pendataan terkait ada tidaknya korban jiwa, serta menyelidiki penyebab pasti bertemunya dua kereta dalam satu jalur yang sama.

Informasi lebih lanjut mengenai kronologi lengkap dan dampak kerusakan akibat insiden ini akan segera disampaikan melalui keterangan resmi lanjutan dari KAI Commuter.

Load More