Sebuah video yang menunjukkan seorang pria tengah berdoa meminta bantuan Malaikat Jibril, untuk mendapatkan dana pembangunan masjid telah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Pria tersebut dikenal sebagai Yusuf Al Mubarok, atau lebih akrab disapa Abah Yusuf. Videonya viral di platform TikTok setelah diunggah oleh akun anonymous0099999.
Abah Yusuf, dikutip hari Senin (25/9/2023), yang juga kerap disebut sebagai Abah Kiai Yusuf TQN Al-Mubarok, adalah pemilik pondok pesantren TQN Al-Mubarok yang terletak di Cinangka, Banten.
Di pondok pesantrennya, Abah Yusuf mengajarkan berbagai ilmu, termasuk tariqat, fiqh, tarikh, tasawuf, qiraat, dan ilmu hikma.
Dalam video yang menjadi viral tersebut, Abah Yusuf terlihat dengan khidmat memanggil Malaikat Jibril.
"Jibril, jibril, jibril, turunkan uang untuk bangun Masjid," doanya dengan suara lantang, tangan terangkat, dan mata menatap langit.
Ia juga terdengar berulang kali mengucapkan, "Duit, duit, duit turun, jadikan Masjid, jadikan Masjid, Allahu Akbar, Allahu Akbar," dengan penuh semangat.
Selain itu, Abah Yusuf juga terlihat bertepuk tangan sambil berucap, "uang datang-uang datang" dan kembali memanggil nama Malaikat Jibril.
"Jibril, jibril, uang banyak, uang banyak, bangun Masjid-Bangun Masjid, bayar hutang Masjid, uang datang-uang datang," pungkasnya dengan penuh harap.
Baca Juga: Link Download Film Hati Suhita Full Movie Kualitas HD, Bukan di LK21, JuraganFilm atau IndoXXI!
Video ini memicu beragam reaksi dari netizen. Banyak yang terharu dan menganggap bahwa doa Abah Yusuf mengingatkan mereka pada kisah-kisah Nabi yang juga berdoa meminta pertolongan kepada Allah.
Namun, ada juga yang bersikap skeptis dan mempertanyakan aksi tersebut.
"Contoh pentingnya pendidikan," tulis seorang warganet pada kolom komentar.
"Pakai segala tepok-tepok tangan kayak manggil tukang bakso," sindir yang lain.
"Itulah kenapa ilmu itu penting. Ketika kita berilmu, kita paham agama, agama tanpa ilmu dan keimanan adalah kegilaan," cibir yang lain.
Berita Terkait
-
Video Viral Buruh di Jakarta Dipaksa Telanjang karena Pakai Baju Persib Bandung
-
Lokasi Alfamart Terdekat di Banten yang Buka 24 Jam
-
Buntut Viral Aksi Pemalakan kepada Sopir Truk di Babelan Bekasi, 13 Orang Diringkus Polisi
-
Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Kutabumi Tangerang Diserang dan Dijarah Sekelompok Massa
-
Ada 524 Kuota PPPK Kabupaten Serang, Cek Formasi yang Dibutuhkan di Sini!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim