Suara.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memberikan data mengenai peredaran uang dalam judi online yang mencapai total transaksi sebesar Rp190 triliun selama periode 2017-2022.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa jumlah uang tersebut digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk taruhan, pembayaran kemenangan, biaya penyelenggaraan perjudian, transfer antar-jaringan bandar, dan juga transaksi yang mencurigakan yang mungkin terkait dengan pencucian uang yang dilakukan oleh jaringan bandar.
PPATK juga mencatat bahwa sekitar 2,7 juta orang terlibat dalam aktivitas judi online, di mana sekitar 2,1 juta di antaranya melakukan judi dengan nominal taruhan di bawah Rp 100 ribu. Pihak yang terlibat dalam judi online ini adalah beragam kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, buruh, petani, ibu rumah tangga, serta pegawai swasta, terutama dari lapisan masyarakat berpenghasilan rendah.
Peredaran uang dalam judi online di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu, dengan perkiraan total mencapai Rp 200 triliun hingga tahun 2023. Faktor yang berkontribusi pada peningkatan ini adalah promosi melalui Facebook Ads dan penyebaran iklan judi online yang melibatkan foto-foto artis di media sosial.
Hal ini disoroti dalam postingan di akun @txtdrdigital di platform Twitter, yang menunjukkan bahwa iklan judi online cukup merajalela, dan popularitasnya terus meningkat.
Pemerintah telah berupaya keras untuk memberantas situs judi online meskipun kegiatan tersebut dilarang di Indonesia. Salah satu langkah yang diambil adalah mengambil tindakan tegas terhadap influencer atau selebgram yang mempromosikan iklan judi online di media sosial.
Menurut pengamat keamanan digital, Yuswardi Ali Suud, iklan judi online yang masih ada di media sosial sebenarnya dipasang oleh pemilik situs judi itu sendiri, dan bayaran untuk iklan ini masuk ke rekening perusahaan pengelola media sosial.
Meskipun demikian, iklan judi online masih terus muncul di platform seperti Facebook, YouTube, dan Instagram. Ini sebagian karena aturan iklan Facebook yang memperbolehkan iklan perjudian seperti kasino, poker, slot, dan roulette, asalkan ditargetkan kepada pengguna yang berusia di atas 18 tahun. Namun, di Indonesia, judi online dilarang bagi semua usia.
Selain itu, situs-situs judi online berhasil menyusup ke situs-situs web milik pemerintah dan institusi, sehingga mesin pencari seperti Google masih dapat menemukannya meskipun situs-situs tersebut telah diblokir oleh pemerintah. Hal ini terjadi karena injeksi script pada situs-situs pemerintah telah diretas oleh pihak luar, termasuk para hacker.
Baca Juga: Kecanduan Narkoba dan Judi Online, Pria di Kubu Raya Nekad Curi Kotak Amal Masjid
Demikian ulasan singkat mengenai judi online yang tembus hingga 200 triliun yang salah satunya disbeabkan oleh Facebook Ads dan promosi menggunakan foto artis.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Gilang Dirga Buka Suara soal Dugaan Terlibat Pomosi Judi Online: Gua Tahunya Game Online
-
Postingan Facebook Siswa SMP Pelaku Bully di Cilacap Beredar, Sering Unggah Foto Bareng Anggota Geng
-
Diduga Promosi Judi Online, Nama Denny Cagur Didesak Dicoret KPU, Istrinya Bilang Begini
-
Biodata dan Agama Gilang Dirga, Artis dan Bacaleg yang Tersandung Kasus Judi Online
-
Kecanduan Narkoba dan Judi Online, Pria di Kubu Raya Nekad Curi Kotak Amal Masjid
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup