Elkan Baggott, pemain Timnas Indonesia, dipastikan batal dipinjamkan Ipswich Town ke klub lain. Setelah sempat ada kabar Elkan mau dipinjamkan, nyatanya hingga transfer Liga Inggris ditutup, sosoknya tetap dipertahankan oleh Ipswich Town.
Kieran McKenna, pelatih Ipswich Town, ternyata memutuskan untuk mempertahankan Baggott di timnya. Namun keputusan ini bukan karena alasan marketing seperti yang kencang diisukan sekarang ini.
Menurut Luke Woolfenden, pemain senior di klub, McKenna melihat potensi yang luar biasa pada Baggott. Ia ingin memastikan bahwa Baggott dilatih dengan standar yang dia harapkan.
"Bos (McKenna) mungkin lebih tertarik memiliki pemain seperti Elks (Elkan) dan Hump di sini. Karena mungkin mereka tidak akan mendapatkan standar pelatih yang sama jika dipinjamkan (ke klub lain)," ucap Woolfenden dikutip dari EADT.
Woolfenden sendiri mengakui jika Elkan Baggott mungkin akan mendapat lebih banyak waktu bermain jika dipinjamkan ke klub bermain. Namun di sisi lain, hal itu bisa membuat Elkan bermain tidak sesuai dengan yang diharapkan McKenna.
Sementara itu, pengamat sepak bola, Ben Griffis, menyebut bahwa ada pemain Timnas Indonesia yang berpotensi menjadi alat marketing bagi klub selain Elkan Baggott. Pemain yang dimaksud adalah Pratama Arhan.
Griffis berpendapat bahwa Arhan memiliki kualitas untuk bermain di Liga Jepang atau Korea Selatan. Namun, jika hanya dimanfaatkan untuk kepentingan marketing, maka hal itu justru dapat menghambat perkembangan pemain.
"Bagaimana jika Pratama Arhan hanya sekedar alat pemasaran seumur hidupnya?" tulis Ben Griffis di Twitter.
"Suwon FC selangkah lebih maju dari Tokyo Verdy. Saya tahu dia (Arhan) punya potensi tapi pada dasarnya dia tidak bermain sepak bola di klub sejak pindah ke Verdy yang 100 persen akan merugikan perkembangan pemain muda," lanjutnya.
Baca Juga: Viral Pelaku Pelecehan Kena Karma Instan, Terjatuh dari Motor Usai Dikejar Ibu-ibu
Griffis juga menyoroti klub-klub di luar negeri terkait pentingnya memberi pemain kesempatan untuk berkembang. Menurutnya, merekrut pemain hanya untuk kepentingan promosi dan tidak memberikan peluang bermain adalah tindakan yang tidak adil.
"Mengontrak pemain untuk tidak memberinya peluang nyata, tetapi hanya untuk keterlibatan atau ajang pemasaran adalah hal yang buruk," tegas Griffis.
"Sedangkan mendatangkan pemain untuk pengembangan dan prospek sekaligus memasarkannya adalah hal yang bagus," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tanpa Rodri, Manchester City memang Nggak Semenakutkan Itu
-
Pratama Arhan Dihina Miskin oleh Mantan Pacar, Netizen Ikutan 'Pasang Badan'
-
Desakan Cadangkan Marcus Rashford Terus Menguat, Erik ten Hag Kasih Tanggapan Jelang Liga Champions
-
Diledek Miskin, Pratama Arhan 'Bungkam' Mantan Pacar Pakai Jam Tangan Rp141 Juta
-
Temannya Dituduh Pansos karena Hina Pratama Arhan saat Live TikTok, Marshella Aprilia Pasang Badan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Pertemanan di Era Media Sosial: Dekat Secara Online, Jauh di Dunia Nyata
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta
-
Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor
-
5 Shio yang Bawa Keberuntungan di Awal Bulan Juli 2026, Rezeki, Karier, dan Cinta Makin Bersinar
-
Terminal 2F Soetta Resmi Jadi Pusat Keberangkatan Jamaah Umrah
-
Ada Tato Wajah Tersangka dan Tulisan 'Love Topik TH' di Tubuh Korban Penyekapan, Ini Kata Polisi
-
Bisakah Komedi Menggantikan Buku Sejarah? Ini Pendapat Saya Setelah Menonton Serial Larry David
-
Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
-
Takluk dari Meksiko, Ekuador Gagal Ulang Sejarah Indah 20 Tahun Silam