Borneo FC resmi merekrut mantan gelandang andalan PSM Makassar, Wiljan Pluim, untuk menambah kekuatan tim mengarungi paruh kedua musim kompetisi.
Dikutip dari laman resmi klub, Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menjelaskan pemain asal Belanda tersebut diberikan kontrak dengan durasi 1,5 musim serta akan menggunakan nomor punggung 80.
Nabil berharap kehadiran bersama skuad asuhan Pieter Huistra bisa membuat Borneo FC semakin kuat serta mampu menjuarai kompetisi Liga 1 Indonesia bahkan hingga kejuaraan level Asia.
"Untuk durasi kontrak, kita akan kontrak selama 1,5 musim. Mudahan dalam waktu itu, bisa 2 piala kita bawa. Kita tidak hanya bicara sekarang, tapi bicara hari esok juga," jelas Nabil seperti dimuat Antara.
Nabil melanjutkan keputusan untuk mendatangkan Pluim tidak terlepas dengan karakter pemain tersebut yang dinilai cocok dengan tim, meski masuk pada putaran kedua nanti.
Soal negosiasi yang terjadi, Nabil mengatakan prosesnya berjalan lancar karena kesamaan visi dan misi dari kedua belah pihak, serta sikap Pluim yang memprioritaskan Borneo FC.
"Dia juga memiliki karakter yang diinginkan oleh Coach Pieter juga. Sesuai dengan filosofi yang Borneo FC terapkan. Ada satu kecocokan di situ," ungkap Nabil.
"Prosesnya enggak lama, belum lama ini kami komunikasi, dan Alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk Wiljan Pluim untuk menentukan kariernya. Saya pikir banyak klub yang menginginkannya. Alhamdulillah dia memilih Borneo, kita sangat bersyukur di situ," pungkasnya.
Beberapa hari yang lalu PSM Makassar mengumumkan pemain bernama lengkap Willem Jan Pluim tersebut kontraknya sudah berakhir dan mengakhiri perjalanan keduanya setelah kurang lebih tujuh tahun. Salah satu alasannya adalah, pemain Belanda itu disebut sudah menua dan lambat.
Baca Juga: Peduli Kesehatan Mental, Yoursay Sukses Serukan Campaign "Happy Mind Soul Me"
Pemain berusia 34 tahun itu telah menorehkan 149 penampilan dengan torehan 41 gol dari total 12.987 menit bermain pada ajang Liga 1 Indonesia bersama PSM Makassar.
Bersama PSM Makassar, Wiljan Pluim tercatat berhasil memenangkan gelar Piala Indonesia 2019, Liga 1 Indonesia 2022/23 serta gelar pemain terbaik Liga 1 Indonesia 2022/23.
Berita Terkait
-
Resmi Gabung Borneo FC, Wiljan Pluim Jadi Bagian Rencana Juara Liga 1?
-
Wiljan Pluim Pindah ke Borneo FC, Pemain PSM Makassar Kasih Kode akan Menyusul?
-
Resmi Boyong Wiljan Pluim, Ini Harapan Presiden Borneo FC Nabil Husein
-
Ucapkan Terima Kasih ke Wiljan Pluim, Pemain Berlabel Timnas Indonesia Ini Digoda Menyusul
-
Borneo FC Resmi Rekrut Wiljan Pluim, Mantan Gelandang PSM Makassar Ini Dikontrak 1,5 Musim
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan
-
Pengasuh Aniaya Balita 18 Bulan di Daycare Banda Aceh Ditangkap
-
Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Selisih Gadai Mobil, Pria di Batam Dikeroyok Debt Collector
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi