Seorang pengguna iPhone 15 Pro menceritakan pengalaman tidak mengenakkannya dengan perbaikan smartphone baru dari Apple ini.
Yakni pemilik akun Twitter atau X @immasiddtweets yang menceritakan soal biaya perbaikan lensa kamera iPhone 15 Pro yang pecah.
Dalam cuitannya, ia menceritakan kalau iPhone 15 Pro tersebut baru enam hari dibeli. Namun siapa sangka kaca lensa kamera belakangnya pecah.
Kaca salah satu lensa dari tiga kamera belakang tersebut pecah karena tergencet saat berada dalam sakunya.
Pemiliknya pun menghubungi Apple untuk mencari tahu berapa biaya perbaikan pada lensa kamera iPhone 15 Pro yang pecah tersebut.
Sungguh terkejutnya pengguna iPhone 15 Pro ini, Apple menarik biaya perbaikan lensa kamera tersebut dengan angka yang fantastis.
Tidak tanggung Apple menarik biaya 676,44 poundsterling atau setara 800 dolar AS, jika dikonversikan ke Rupiah sekitar Rp 13 juta.
Menurutnya, biaya perbaikan lensa kamera ini setara dengan 75 persen dari harga smartphone terbaru buatan Apple tersebut.
"Lensa kamera iPhone 15 Pro milik pengguna hancur di sakunya, dan ponselnya baru berusia 6 hari. Mereka menghubungi dukungan Apple, dan mereka memberinya perkiraan perbaikan sebesar $800! Itu 75% dari biaya telepon! Apa yang salah dengan kualitas iPhone tahun ini?" tulisnya di Twitter.
Baca Juga: Sebelum Beli, Ketahui Ini 7 Masalah yang Sering Terjadi Pada iPhone 15
Sebagai informasi, harga iPhone 15 Pro sendiri dimulai dari 999 USD atau Rp 15,6 juta untuk varian terendahnya, 128 GB.
Sedangkan harga iPhone 15 Pro versi 1 TB sebesar 1499 dolar AS atau setara dengan Rp 23,5 juta sebagai varian tertingginya.
Sementar itu jika terjadi kerusakan lensa kamera, pengguna dikenai biaya perbaikan Rp 13 juta seperti dikeluhkan di atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026