SUARA DENPASAR - Kompetisi ini masih akan dibuka sampai dengan satu pekan ke depan atau sampai tanggal 15 Agustus 2022. Syaratnya mudah, dan hadiahnya total mencapai jutaan rupiah.
Kompetisi foto layang-layang digelar oleh INsightID yang berkolaborasi dengan seniman layangan ternama di Bali yakni Deck Sotto.
Ajang ini terbuka untuk umum, obyek foto adalah layang-layang yang biasa digunakan oleh pemain layangan seperti bebean, pecukan, dan janggan.
Panitia acara dari INsightID Bali I Gusti Ngurah Adi Pramana mengatakan musim layangan telah tiba, sejumlah tanah lapang kini banyak digunakan untuk menerbangkan layangan berbagai jenis di Bali.
Selain menjadi bagian dari tradisi, layang-layang di Bali juga bisa mendatangkan daya tarik wisatawan.
"Awalnya pendaftaran kami tutup sampai tanggal 31 Juli 2022, tapi karena banyaknya permintaan para pecinta layang-layang, maka kompetisi yang menggunakan tema #layangINbali22 diperpanjang sampai 15 Agustus 2022," kata Ngurah, Senin 8 Agustus 2022.
Lalu bagaimana untuk mengikuti kompetisi ini?
Kata dia cukup siapin foto terbaik layanganmu, upload di feed instagram dengan mention 3 orang teman, serta akun @deck_sotto dan @insightid, lalu menggunakan hashtag #layangINbali22, #layangINbali, #itsinyou dan jangan lupa follow @insightid.
Kata dia obyek layang-layang apapun boleh ikutan dan boleh upload lebih dari 1 layang-layang.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Asisten Shin Tae-yong Ungkap Ada Kesamaan Gaya Bermain Timnas Indonesia U-16 dan Senior
"Saat ini, jumlah peserta sudah ada 100-an yang mendaftar kompetisi. Peserta terbanyak masih dari kota Denpasar. Untuk jenis layang-layang yang paling banyak dikirim itu didominasi jenis bebean, disusul sama janggan," imbuhnya.
Tujuan diadakan lomba ini menurutnya juga untuk melestarikan layang-layang yang ada di Bali.
Hampir setiap tahun kata dia selalu ada turnamen layang-layang yang digelar oleh berbagai komunitas maupun pemerintah daerah setempat.
Untuk INsightID sendiri turnamen yang mengambil sisi lain dari layang-layang yakni foto adalah pertama kalinya digelar. Antusiasme peserta juga membeludak sampai akhirnya lomba foto ini harus diperpanjang.
"Untuk penilaian akan diberikan oleh juri sebanyak 60 persen, kemudian 40 persen penilaian dilihat dari like dan komentar. Ini karena akan ada 12 finalis foto terbaik yang akan diposting di akun instagram kami, dan akan dilihat jumlah like dan komentarnya," jelasnya.
Penyelenggara Layang IN Bali dari INsightID, Fransiscus Stevy, mengatakan akan ada total hadiah jutaan rupiah yang diperebutkan oleh peserta dengan foto terbaik. Kontes foto ini selain untuk memberikan ruang kepada masyarakat, juga untuk meramaikan pagelaran layang-layang di Bali. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard