SUARA DENPASAR - Bali United akan melawan Arema FC dalam pekan keempat BRI Liga 1, Sabtu 13 Agustus 2022 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar.
Laga ini akan menjadi adu taktik antara dua pelatih top Liga 1 musim ini yaitu Coach Teco atau Stefano Cugurra dengan Eduardo Almeida.
Dalam laga ini, sejumlah pemain andalan Bali United sedang dalam performa terbaiknya. Mereka seperti Ilija Spasojevic, Willian Pacheco, dan Yabes Roni.
Tiga pemain ini akan menjadi Teco meraih poin penuh di kandang sendiri melawan Arema FC.
Sementara Arema FC kedatangan Renshi Yamaguchi dari cedera dan Rizky Dwi Febrianto dari sanksi untuk bergabung bersama rekan-rekan lainnya tentu akan memberi semangat tersendiri bagi skuad SIngo Edan.
Racikan strategi dari kedua pelatih yakni Stefano Cugurra di kubu Bali United dan Eduardo Almeida bersama Arema FC tentu akan menjadi faktor kunci jalannya laga. Kemampuan mereka dalam menentukan komposisi pemain yang tepat akan diuji pada laga ini.
Jika menilik rekor pertemuan antara keduanya, Coach Teco masih lebih unggul jika dibandingkan dengan sang rival. Keduanya pertama kali berjumpa saat Coach Almeida masih membesut Semen Padang FC di kompetisi Liga 1 2019.
Bali United saat itu menjalani laga krusial untuk memastikan gelar juara Liga 1 2019. Perjalanan tandang ke Stadion Haji Agus Salim pada tanggal 2 Desember 2019 itu pun berhasil dimenangkan oleh pasukan Serdadu Tridatu menang dengan skor 0-2 atas skuad Kabau Sirah.
Berkat kemenangan atas armada tempur Coach Almeida tersebut, anak asuh Coach Teco berhasil memastikan diri sebagai juara Liga 1 musim 2019/2020 di kandang lawan.
Baca Juga: Masih Bingung, Ayah Brigadir Joshua Minta Polri Transparan tentang Motif Sambo
Setelah Coach Almeida beralih menjadi juru racik Arema FC pada tahun 2021 silam. Dari dua pertemuan pada musim lalu, Bali United di bawah asuhan Coach Teco selalu meraih hasil positif dari skuad Singo Edan.
Pada pertemuan pertama di ajang BRI Liga 1 musim lalu, Bali United berhasil menahan imbang Arema FC dengan skor 0-0 (2/12/2021). Kemudian, hasil positif berlanjut pada laga kedua dengan kemenangan pasukan Serdadu Tridatu 2-1 atas skuad Singo Edan (15/3).
Berkaca dari catatan pertemuan antara kedua pelatih tersebut, Bali United tentu memiliki rasa optimisme lebih. Ditambah lagi, Fadil dan kolega tengah dalam rasa percaya diri yang meningkat usai mampu meraih poin penuh saat melawan RANS Nusantara FC (4/8) pekan lalu.
Namun, Arema FC tetaplah tim yang berbahaya dan patut diwaspadai. Bali United tentu pantang menganggap remeh tim dengan warna kebesaran biru itu.
Meskipun tengah dalam tekanan usai mendapatkan serangkaian hasil kurang maksimal pada tiga laga awal musim ini, pasukan Coach Almeida tetap berbahaya. Maka dari itu, persiapan matang wajib dilakukan jelang bertanding.
Head to head
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel