SUARA DENPASAR - Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo ternyata sempat berupaya menyogok Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Upaya penyogokan ini untuk meloloskan permohonan perlindungan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. Ketua LPSK Hasto Atmojo Saroso pun membenarkan adanya upaya penyogokan tersebut.
Sebelumnya, Menko Polhukam, Mahfud MD memang sempat menyebutkan bahwa LPSK sempat diberi dua amplop berisi uang.
“(LPSK) dikasih amplop coklat tebal-tebal. Ya orang tahu amplop coklat itu isinya, ya, pasti duit. Tapi dikembalikan,” terang Mahfud MD kepada Dharma Jati dalam program Point of View yang diunggah dalam Youtube SCTV, Minggu, 14 Agustus 2022.
Keterangan Mahfud MD ini pun diakui Ketua LPSK, Hasto Atmojo Saroso. Dia membenarkan upaya penyogokan yang dilakukan Ferdy Sambo tersebut.
"Itu bukan diduga, memang terjadi," kata Hasto kepada Suara.com, Jumat (12/8/2022).
Hasto Atmojo Saroso pun menjelaskan, peristiwa upaya penyogokan itu terjadi di Kantor Divisi Propam Polri, tempat kerja Ferdy Sambo saat masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri pada Rabu 13 Juli 2022. Itu artinya sekitar lima hari setelah peristiwa pembunuhan Brigadir Joshua.
Diketahui, penembakan terhadap Brigadir Joshua oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo terjadi pada 8 Juli 2022. Itu sebagaimana disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka, pada 9 Agustus 2022.
Kala itu, LPSK bertemu Ferdy Sambo untuk melakukan koordinasi kasus kematian Brigadir Joshua. Nah, saat akan pulang, kata Hasto, ada seseorang yang merupakan bawahan Ferdy Sambo memberikan uang di dalam dua amplop berukuran tebal ke salah satu staf LPSK.
"Waktu sudah selesai mau pulang, ada seseorang dari Pak Ferdy Sambo menyampaikan dua amplop besar yang diduga isinya adalah uang, tapi kita tidak tahu karena kita tidak membuka," jelasnya.
Baca Juga: Solusi Perut Buncit, Awas Bisa Rusak Ginjal dan Hati
Meski demikian, Hasto menegaskan bahwa dua amplop yang diduga berisi uang tersebut langsung ditolak dan dikembalikan. Dia juga mengaku tidak mengetahui jumlah uang di dalam amplop itu.
"Tapi langsung dikembalikan pada saat itu juga," tegasnya.
Hasto melanjutkan, usai upaya penyogokan tersebut, pada Kamis 14 Juli 2022, Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK. Kemudian LPSK melakukan upaya pertemuan dengan Putri Candrawathi Sabtu 16 Juli 2022, namun LPSK gagal menggali keterangan Putri dengan alasan kondisinya tidak stabil.
Terkait permohonan perlindungan dari Putri, LPSK rencananya akan memutuskan Senin (15/8/2022) ini untuk memutuskan apakah dikabulkan atau tidak. Meski demikian, Bareskrim Polri sendiri sebelumnya sudah menghentikan penyelidikan terkait pelecehan seksual yang dilaporkan Putri dengan alasan tidak ditemukan unsur pidana. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal