SUARA DENPASAR – Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo masih menjadi buah bibir masyarakat di Indonesia karena kasus pembunuhan ajudannya, Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinasnya, 8 Juli 2022 lalu. Sosok Ferdy Sambo dikenal jenderal bintang dua yang kariernya moncer. Bisa dibilang dia salah satu jenderal bintang dua termuda yang dimiliki Polri saat ini.
Sepanjang karier di kepolisian sejak masuk Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1994 hingga terjerat kasus pembunuhan Brigadir Joshua, Ferdy Sambo ternyata tak pernah bertugas di luar Jawa.
Kariernya di kepolisian hanya berputar-putar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, dan Mabes Polri. Bahkan, Ferdy Sambo tak pernah bertugas ke wilayah hukum Polda Jawa Timur.
Dirangkum dari suara.com dan sejumlah sumber, Ferdy Sambo lahir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Sekitar 100 kilometer di utara Makassar atau dua jam perjalanan darat. Ayahnya adalah petinggi Polri bernama Pieter Sambo yang pangkat terakhirnya Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol).
Ferdy Sambo tercatat bersekolah di SMPN 6 Ujung Pandang (kini Makassar) angkatan masuk tahun 1988 atau tamat 1991. Di sekolah ini, Ferdy juga bertemu dan berpacaran dengan Putri Candrawathi, istrinya saat ini. Selepas SMP, dia melanjutkan sekolah di SMAN 1 Ujung Pandang (kini Makassar) dan tamat 1994.
Ia menjalani pendidikan perwira pertama (Pama) dari 1994 sampai 1995, kemudian bertugas sebagai Pamapta (perwira samapta) di Polres Metro Jakarta Timur. Dan mulai 1995 sampai 1997 menjadi Katim Tekab (Team Khusus Antibandit) di Polres Metro Jakarta Timur.
Kariernya terus menanjak hanya berpindah-pindah jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sampai 2003. Sebab, pada tahun 2003, dia dimutasi ke wilalah hukum Polda Jawa Barat sampai 2008, hingga kembali lagi ke wilayah hukum Polda Metro Jaya paada 2008 sampai 2012.
Pada 2012 dia sempat menjadi Kapolres Purbalingga, kemudian Kapolres Brebes pada 2013. Kemudian kembali ke Polda Metro Jaya pada 2015, lanjut berputar-putar di Bareskrim Polri.
Pada tahun 2020, Ferdy Sambo menjadi Kadiv Propam Polri, dan puncaknya adalah ketika dia copot dari Kadiv Propam, dan masuk kotak sebagai Pai Tanma Polri 2012 seiring kasus penembakan Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Sebelum Ditembak, Brigadir Joshua Berjongkok dan Dijambak Ferdy Sambo, Putri di Kamar
Selain moncer dalam karier, Ferdy Sambo pernah menangani sejumlah kasus yang menyita perhatian publik kala itu. Di antaranya:
- Menangani kasus bom bunuh diri di Sharinah Thamrin, Jakarta Selatan pada 2016.
- Menangani kasus kopi racun sianida 2016.
- Memimpin penyelidikan kebakaran di Kejaksaan Agung.
- Menyelediki kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra.
Setelah menikah dengan Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dikaruniai empat anak. Anak pertamanya perempuan berusia 21 tahun, anak kedua dan ketiga laki-laki berusia 17 dan 15 tahun. Satu anaknya lagi masih 1,5 tahun.
Berikut adalah riwayat jabatan Ferdy Sambo selama berkarier di Kepolisian Republik Indonesia.
• Pama Lemdiklat Polri (1994–1995)
• Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur (1995)
• Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995–1997)
• Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997)
• Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997–1999)
• Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999–2001)
• Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001–2003)
• Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003–2004)
• Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004–2005)
• Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005–2007)
• Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007–2008)
• Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008–2009)
• Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009–2010)
• Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010–2012)
• Kapolres Purbalingga (2012–2013)
• Kapolres Brebes (2013–2015)
• Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016)
• Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
• Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018)
• Koorspripim Polri (2018–2019)
• Dirtipidum Bareskrim Polri (2019–2020)
• Kadiv Propam Polri (2020–2022)
• Pati Yanma Polri (2022)
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan