SUARA DENPASAR – Muhammad Said Didu menyatakan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo yang merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua masih bisa menjadi pahlawan.
Twit Said Didu pun seketika mendapat banyak komentar dari pengguna twitter lain. Ada yang mendukung pernyataannya, ada juga yang sebaliknya menyerang Said Didu.
Memang, Said Didu setelah Sudirman Said dicopot dari Menteri ESDM, dia mundur dari posisi staf Menteri ESDM dan mulai kritis.
Kekritisannya membuat Said Didu dicopot dari Komisaris PT Bukit Asam Tbk pada 2018 oleh Menteri BUMN kala itu, Rini Soemarno.
Di tengah kasus Ferdy Sambo, Said Didu juga kerap membuat twit. Twit terbarunya adalah soal peluang Ferdy Sambo bisa menjadi ‘pahlawan’. Twit ini banyak dikomentari.
Berikut beberapa twit balasan yang setuju dengan cuitan Said Didu.
“Daripada nanggung sendiri,” tulis @roni_lamp.
“Wah asyik ini Pak Said Didu,” kata @Caba_Roy.
“Betul drpd dihukum mati sendirian didepan regu tembak,” timpal @manukjalak2
Baca Juga: Pria Mabuk, Tewas Didor Polisi
“Betul ..smoga dapat hidayah,” ujar @muhrosyid01
Walau begitu, ada juga yang mengomentari dengan menyerang balik Said Didu:
“apapun masalahnya,yg sudutkan harus atasan/penguasa/pemerintah/presiden yah du.ayo...para pecatan sini kumpul,” tohok @Frem32335757
“Tidak ada kaitannya soal peribadi dengan soal institusi kesatuan,terkecuali soal narkoba atau soal melindungi teroris atau kesalahan bertindak baru ada kaitannya,itukan persoalan pribadi persoalan tiga ta tahta harta wanita,” kata @Nurhadiismail13
Sebagian lagi ada yang tidak setuju. Contohnya:
“Sayangnya mustahal ya pak? kasusnya sendiri aja boong muluk, mau blak2kan kasus laennya,” tutur @Pramusti5
“Sama aja cari mati kayak Joshua,” kata @CrushHopeless1
“Manusia pengecut tidak mungkin bisa jadi pahlawan,” ujar @Astra_Abadi.
Melalui akun twitternya @msaid_didu, mantan Staf Khusus Menteri ESDM pada era Sudirman Said itu menyebut bahwa Ferdy Sambo masih bisa jadi pahlawan jika mau bernyanyi dalam arti membuka rahasia tentang rekayasa apa saja yang pernah dilakukan atas arahan atasan atau penguasa.
Cuitan Said Didu memang membuat pro-kontra. Berikut cuitan mantan Sekretaris Kementerian BUMN 2005-2010 ini:
“Masih terbuka kesempatan bagi Sambo berubah menjadi "pahlawan" jika beliau mau bernyanyi secara jujur terhadap rekayasa apa saja yang pernah dilaksanakan atas arahan atasan dan penguasa,” kata Said Didu dalam twit-nya Selasa siang, 16 Agustus 2022. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock
-
Kronologi Pembunuhan Sadis di Tanjungpinang, Pelaku Tega Potong Tubuh Istri
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
KPK Ingatkan Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Senilai Rp8,5 Miliar
-
Fariz RM Diam-Diam Bebas Penjara, Tak Ada yang Jemput: Kayak di Film-Film