SUARA DENPASAR - Ada yang menyebut Kabareskrim Komjen Agus Andrianto adalah sosok yang disebut-sebut Menkopolhukam Mahfud MD, bahwa ada seorang Komjen yang siap mundur jika kasus kematian Brigadir J tidak tuntas.
Komjen itu disebut-sebut akan all-out mengungkap benderang kasus dan ini juga menjadi kado pensiunnya nanti. Atas sikap Komjen tersebut, Mahfud MD pun menaruh perhatian dan apresiasi positif atas sepak terjangnya.
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto merupakan salah satu anggota timsus yang menangani kasus kematian Brigadir J dan awalnya memang jarang tampil di publik.
Demikian, ketegasanya sampai akhirnya menangkap puluhan pendukung Irjen Ferdy Sambo membuat warganet mengacungkan dua jempol.
Di balik sikap tegasnya itu ternyata jenderal bintang tiga ini sudah kenyang pengalaman dalam dunia reserse. Berikut pengalaman Komjen Agus yang dikutip dari berbagai sumber.
Komjen Agus sendiri kelahiran Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967 silam dan merupakan lulusan Akpol 1989, serta menjadi orang pertama diangkatanya yang berpangkat Komjen.
Sempat menjadi Kapolda Sumut menggantikan Ketua KPK Firli Bahurim. Agus moncer namanya setelah menangani kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Itu ketika suami Eva Julianti itu menjabat Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016. Anak camat di Blora itu juga menyandang France Medal dan sempat menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Baca Juga: Habisi Nyawa Brigadir J, Ini Soal Dignity Ferdy Sambo
Berita Terkait
-
Tewasnya Brigadir J; Isu Liar Cinta Sesama Jenis, Mahfud Bilang Mengerikan dan Menjijikkan
-
Singgung Soal LGBT, Deolipa Yumara Kasih Kode 303 dan Sosok yang Ingin Jadi Kapolri
-
Kesabaran Pengacara Brigadir J Sudah Habis, Istri Ferdy Sambo Terancam
-
Diisukan Miliki Hubungan dengan Irjen Ferdy Sambo, AKP Rita Yuliana Jawab Ini ke Warganet
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
-
Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota
-
iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta
-
Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas
-
5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
-
Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan
-
Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026
-
Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida
-
Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan