SUARA DENPASAR - Tewasnya Brigadir J sampai saat ini masih menyimpan banyak tanya. Terutama, soal motif Irjen Ferdy Sambo yang sudah merencanakan untuk mengeksekusi ajudan Putri Candrawathi itu.
Meski ada pengakuan mantan Kadiv Propam ini mengakui dan merencanakan pembunuhan atas Brigadir J di kediamannya Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Tapi, Peppi, panggilan akrab Ferdy Sambo saat SMA masih enggan merinci soal motif pembunuhan sadis itu.
Tak hanya itu, pihak kepolisian termasuk tim khusus juga mengunci mulut rapat-rapat soal ini.
"Dengan adanya pengakuan dari bapak jenderal itu, motif itu sudah terjawab, mengapa?" kata mantan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi.
"Ya itu, bapak itu karena emosional terganggung dignity-nya (Harga diri). Kemudian dia melakukan tindakan menghabisi anggotanya itu dimulai dengan," imbuh Aryanto Sutadi melalui video yang diunggah di kanal YouTube Polisi Ooh Polisi pada Jumat, 12 Agustus 2022.
Selain Ferdy Sambo, ada tiga tersangka lain yang terlibat dalam kasus yang menghebohkan publik Indonesia. Yakni Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM).
Keempat tersangka tersebut dijerat pasal pembunuhan berencana. Mereka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 jo 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
"Jadi, kesimpulan saya, motif dalam hal ini tak dibutuhkan untuk melengkapi berkas. Karena dengan pengakuan pengakuan dari Bharada E, ditambah lagi dengan kesaksian menembak, itu sudah cukup untuk meyakinkan hakim bahwa yang terjadi adalah pembunuhan yang direncanakan," tukasnya.
Baca Juga: Tak Kunjung Meminta Maaf, Kuasa Hukum Brigadir J Minta Istri Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka
Dengan begitu, hemat dia, kasus ini seharusnya sudah bisa masuk ke persidangan di mana nantinya semua gambaran kasus ini jadi terang benderang. Begitu halnya dengan motif yang selama ini masih dirahasiakan. ***
Saran dari jaksa, unsur
Tag
Berita Terkait
-
Terbongkar! Selain Membunuh, Ferdy Sambo Juga Diduga Curi Uang Brigadir J
-
Putri Candrawathi Dinilai Bersekongkol hingga Bikin Hoaks Bersama Ferdy Sambo
-
Setelah Dieksekusi Ferdy Sambo CS, Rekening Brigadir Joshua Diduga Dikuras
-
Dugaan Ferdy Sambo Curi Uang Brigadir J Setelah Meninggal, Kamaruddin: Kebayang Nggak Kejahatannya?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes