Suara Denpasar - Mabes Polri merespon soal adanya rumor tersangka pembunuh Brigadir J yakni Ferdy Sambo yang memiliki genk atau kekaisaran sendiri di tubuh kepolisian.
Menyikapi hal ini, Mabes Polri belum menjawab secara tegas soal kekaisaran Ferdy Sambo.
Saat ini penyidik yang tergabung dalam Inspektorat Khusus (Itsus) tengah memfokuskan penyidikannya soal Pasal 340 yakni pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.
Hal ini seperti disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada awak media Kamis (18/8/2022).
Saat ini kata dia Inspektorat Khusus tengah fokus pembuktian pembunuhan berencana dalam penerapan Pasal di kasus yang menewaskan Brigadir J
“Itsus saat ini fokus pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah (yaitu Pasal) 340 subsider 338 juncto 55 dan 56. Fokus di situ,” ujar Dedi kepada wartawan, Kamis (18/8/2022) dilasnir dari PMJ.
Hasil dari pembuktian Itsus, lanjut Dedi, akan disampaikan ke jaksa penuntut umum (JPU) dan akan diuji di persidangan.
“Pembuktian baik secara materil maupun formil karena itu nanti yang akan kita sampaikan ke JPU dan nanti diuji di persidangan yang terbuka yang transparan,” jelasnya.
Saat ini kasus tersebut masih terus dilakukan penyidikan Itsus dan dalam waktu dekat ini hasil pengembangan penyidikan bakal dibeber ke publik.
Saat ini ada empat tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Bharada E serta dua orang lagi.
Selain itu ada sebanyak 36 personel kepolisian dari pangkat AKP sampai AKBP yang terseret dalam kasus tersebut.
Mereka diduga melanggar kode etik terkait penyidikan pertama kasus tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Detik-Detik Siaran Terakhir Radio The Rockin Life Bandung Berakhir Tangis Haru
-
Humor Absurd Imam Darto di Gudang Merica: Sengaja Cringe atau Memang Gaya?
-
Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Pasutri Pemilik Wedding Organizer Diduga Tipu Calon Pengantin Lewat Promo
-
4 Lipstik Badai Murah Anti Luntur saat Makan, Cuma Rp30 Ribuan Bisa On Point Seharian
-
Di Balik Aksi Bagi 1 Juta Butir di Blitar, Ada Jeritan Peternak yang Tercekik Harga Pakan
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital