/
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 11:46 WIB
Ilustrasi Irjen Ferdy Sambo (Suara.com)

SUARA DENPASAR - Kasus kematian Brigadir J ditangan mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo begitu banyak menyedot perhatian publik.

Bukan hanya soal drama kematian Brigadir J, tapi bak sinetron. Cerita dan kasus yang membelit aktor utama, yakni Ferdy Sambo terus berlanjut.

Dari tudingan soal Kekaisaran Ferdy Sambo di lingkup Polri hingga puluhan personel terseret dalam kasus ini. Sampai dengan kabar duit ratusan miliar.

Warga pun ramai-ramai meminta pemerintah untuk mengungkap kasus ini menjadi terang benderang. Seperti yang dilakukan simpatisan dalam memperingati 40 hari kematian Brigadir J dengan menyalakan 4.000 lilin di Plaza Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2022).

Lain lagi dengan Mabes Polri. Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya akan menyampaikan perkembangan kasus pada Jumat (19/8/2022), hari ini.

Konferensi pers rencanya dilaksanakan seusai salat Jumat. "Besok akan disampaikan oleh Timsus setelah Salat Jumat, update-nya," ucapnya.

Polri memberi tanggapan terkait beredar kabar adanya ‘kekaisaran’ dari Ferdy Sambo dalam jajaran Polri. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa saat ini sedang fokus dalam penanganan kasus Brigadir J. Artinya Polri akan tetap fokus pada pembuktian pembunuhan berencana.

“Itu saat ini fokus pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah (yaitu Pasal) 340 subsider 338 juncto 55 dan 56. Fokus di situ,” sebut Dedi kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Hasil dari pembuktian Itsus, lanjut Dedi, akan disampaikan ke jaksa penuntut umum (JPU) dan akan diuji di persidangan.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Ferdy Sambo Sosok Ditakuti di Polri, Termasuk Jenderal Bintang Tiga

Sementara itu terkait pemeriksaan Putri Candrawathi, Polri sudah berencana untuk mendalami keterangannya hari ini. "Sudah (dijadwalkan pemeriksaan istri Fery Sambo)," tutup dia.***

Load More