SUARA DENPASAR – Youtuber Tama Halu 008 yang merupakan pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet sudah meminta maaf setelah lagu itu diprotes. Dia juga mengubah lirik Joko Tingkir tersebut.
Pemilik channel Youtube Tama Halu 008 ini sebelumnya memang sudah menyampaikan bahwa dia tidak ada niatan untuk melecehkan nama Joko Tingkir. Itu karena dia mengaku tidak tahu bahwa Joko Tingkir adalah ulama besar di Jawa.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kekurang-ketidaktahuan saya, ketidakpahaman saya di balik nama Joko Tingkir ini adalah sosok seorang ulama besar dan dihormati di Jawa,” kata dia.
Dia melanjutkan, “saya mohon maaf, tidak ada niatan saya untuk melecehkan nama beliau. Saya akui karena saya tidak tahu dan saya kurang paham di balik sosok nama besar beliau.”
Pernyataan itu disampaikan dalam video berdurasi 3 menit 21 detik yang diunggah 19 Agustus 2022 sekitar 01.00 WIB atau 02.00 Wita dini hari.
Atas kontroversi Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, sang pencipta lagu ini pun mengaku akan mengubah liriknya. Terkhusus pada lirik Joko Tingkir. Maka, dia harus mengubah kata Tingkir dengan nama atau kata lain yang bunyinya sama “ir” atau “er” untuk menyesuikan pada larik kedua dari parikan “jo dipikir” atau “jo dipiker”.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan di channel saya sudah mengubah liriknya, tidak menggunakan Joko Tingkir lagi,” papar dia.
Sekadar diketahui, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet sedang ngehits. Lagu yang awalnya dinyanyikan channel Youtube Tama Halu 008 itu kemudian menjadi viral dan dicover oleh banyak penyanyi. Bahkan, penyanyi Yeni Inka fet Farel Prayoga yang mengcover lagu itu dan diunggah di Youtube sudah ditonton 30 juta kali.
Channel Tama Halu 008 berisi konten sang ayah dan anaknya, Tama dan Halu, menyanyikan parikan disertai parodi atau guyonan. Subscriber dari channel Youtube Tama Halu 008 sudah mencappai 37,2 ribu sejak tahun 2018.
Isi parikan maupun parodi yang dinyanyikan mereka kerap menertawakan status sang ayah yang seorang duda. Konon, sang ayah sudah dua kali menikah, namun dua kali juga bercerai.
Istri pertamanya menjadi TKW, dan meminta cerai setelah di luar negeri padahal sudah memiliki anak bertama Tama. Dengan istri kedua lahir Halu. Sehingga Tama dan Halu adalah kakak-adik yang beda ibu.
Saat lagu itu ngehits, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet malah berbuntut kontroversi. Sejumlah ulama memprotes penggunaan nama Joko Tingkir dalam parikan yang diparodikan tersebut dan dianggapnya tidak pantas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Alasan Program RT Berkelas Kota Malang Belum Bergulir
-
Tips Sederhana Rawat Mobil Mazda Sebelum Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Tragedi di Balik Dinginnya Cihampelas: Ketika Seteru Pelajar Merenggut Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung
-
Saat Teman Lain Belajar, Mereka Masih di Jalan: Kisah Siswa Bogor yang Tempuh 2 Jam Perjalanan
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Sajak Rindu: Belajar Memaafkan Masa Lalu dari Perspektif Remaja Bugis
-
Menjinakkan Hantu di Kepala: Cara Berdamai dengan Kemarin dan Nanti
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Simak Jadwal One Way dan Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini, Sabtu 14 Maret 2026
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku