/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:12 WIB
Ferdy Sambo (Youtube divpropam polri)

SUARA DENPASAR - Lima anggota Polda Metro Jaya kini mendekam di sel tahanan karena dinilai melanggar kode etik dalam penanganan kasus kematian Brigadir J yang diotaki Irjen Ferdy Sambo. Kelimanya ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan Biro Provos Mabes Polri.

Demikian yang menjadi pertanyaan netizen adalah soal status Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Sebab, lima anak buahnya dinilai bersalah, tapi sang Kapolda masih aman-aman saja.

Sebab, netizen menilai bahwa hubungan antara Irjen Kaisar Ferdy Sambo dengan Irjen Fadil terbilang sangat dekat.

Bahkan, sempat beredar video mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu menangis dalam pelukan Irjen Fadil usai melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami sang istri, Putri Candrawati.

Belakangan, Mabes Polri menilai kasus pelecehan seksual itu tidak terbukti dan kasusnya dihentikan. Bahkan, Putri Candrawathi juga menyusul sang suami berikut ajudan dan asisten rumah tangganya pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Polisi sendiri mengantongi beberapa alat bukti termasuk pengakuan saksi-saksi. Bahwa Putri Candrawathi sempat menjanjikan sejumlah uang terkait kasus kematian Brigadir J.

Nah kembali ke soal Irjen Fadil Imran. Warganet pun mendesak agar Fadil Imran juga diperiksa tim khusus mabes Polri dan dicopot dari jabatannya.

Bahkan di media sosial seperti Twitter belakangan ramai dengan tagar #FadilHarusDicopot yang menjadi treding belakangan ini. Sampai saat ini Mabes Polri belum bersikap soal desakan publik terkait status Kapolda Metro Jaya tersebut.

Baca Juga: Polri Bantah Penemuan Bunker Berisi Uang Rp 900 Miliar di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Load More