SUARA DENPASAR - Lima anggota Polda Metro Jaya kini mendekam di sel tahanan karena dinilai melanggar kode etik dalam penanganan kasus kematian Brigadir J yang diotaki Irjen Ferdy Sambo. Kelimanya ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan Biro Provos Mabes Polri.
Demikian yang menjadi pertanyaan netizen adalah soal status Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Sebab, lima anak buahnya dinilai bersalah, tapi sang Kapolda masih aman-aman saja.
Sebab, netizen menilai bahwa hubungan antara Irjen Kaisar Ferdy Sambo dengan Irjen Fadil terbilang sangat dekat.
Bahkan, sempat beredar video mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu menangis dalam pelukan Irjen Fadil usai melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami sang istri, Putri Candrawati.
Belakangan, Mabes Polri menilai kasus pelecehan seksual itu tidak terbukti dan kasusnya dihentikan. Bahkan, Putri Candrawathi juga menyusul sang suami berikut ajudan dan asisten rumah tangganya pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Polisi sendiri mengantongi beberapa alat bukti termasuk pengakuan saksi-saksi. Bahwa Putri Candrawathi sempat menjanjikan sejumlah uang terkait kasus kematian Brigadir J.
Nah kembali ke soal Irjen Fadil Imran. Warganet pun mendesak agar Fadil Imran juga diperiksa tim khusus mabes Polri dan dicopot dari jabatannya.
Bahkan di media sosial seperti Twitter belakangan ramai dengan tagar #FadilHarusDicopot yang menjadi treding belakangan ini. Sampai saat ini Mabes Polri belum bersikap soal desakan publik terkait status Kapolda Metro Jaya tersebut.
Baca Juga: Polri Bantah Penemuan Bunker Berisi Uang Rp 900 Miliar di Rumah Irjen Ferdy Sambo
Tag
Berita Terkait
-
Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Punya Bukti Pembunuhan Brigadir J yang Diincar Penyidik
-
Polri Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Akan Ada Tersangka Baru Lagi?
-
Wow, Fulus Rp 900 Miliar di Bunker Kaisar Sambo? Begini Penelusuran Timsus
-
FAKTA BARU, Putri Candrawathi Ada di Lantai 3 Saat Ferdy Sambo Perintahkan Bharada E Menembak
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah