SUARA DENPASAR - Korps Adhyaksa dibikin malu atas ulah salah satu jaksanya. Adalah oknum jaksa berinisial AH yang kini mendekam di Rutan Polres Jombang.
Penyebabnya, kasus yang terbilang sangat menjijikkan. Diduga, oknum jaksa ini doyan sodomi dan menyekap remaja pria di salah satu hotel di Jombang.
Menurut Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi adanya kasus penyekapan dan pelecehan seksual atas remaja pria.
Tempat kejadian perkara di salah satu hotel yang ada di pusat kota. Atas informasi itu tim kepolisian langsung bergerak menuju lokasi.
Korban berikut oknum jaksa AH akhirnya berhasil diamankan. "Tersangka ditahan di Rutan Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kasar AKP Giada Nugraha.
Jaksa yang doyan sodomi ini dijerat pasal 82 Jo 76 E undang undang SPPA tentang pencabulan dengan acaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
Selain mengamankan jaksa AH, petugas kepolisian juga meringkus mucikari yang menjadi penghubung pelaku dengan korban. Si mucikari kini juga ditahan di tempat yang sama. "Keduanya kami tahan," tutup dia.
Senada juga diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto. Kepada wartawan di Mapolda Jatim, dia menjelaskan bahwa benar adanya penangkapan oknum jaksa berinisial AH.
Jaksa tersebut diduga melakukan tindak pidana pencabulan dengan korban remaja pria yang berstatus sebagai pelajar. Informasi awal yang di dapat bahwa ada empat remaja yang menjadi korban dengan rentang usia 16 sampai 17 tahun.
Baca Juga: Oknum Jaksa Bojonegoro Ditangkap Terkait Kasus Pencabulan Sesama Jenis
"Penangkapan itu dilakukan setelah aparat Polres Jombang menerima laporan tentang adanya penyekapan anak di bawah umur di sebuah hotel di kota setempat," sambung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiati saat dikonfirmasi awak wartawan.
Pihaknya tentu akan menindaklanjuti terkait penangkapan oknum jaksa yang terlibat pencabulan itu. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Deretan Plot Twist Jelang Ending Drakor No Tail To Tell
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Pacaran Setahun Sebelum Menikah Hari Ini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Jangankan Diundang, Inara Rusli Bahkan Tak Tahu Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana
-
Widy Vierratale Punya Gaun Noni Belanda Kayak Istri Gubernur Kaltim, Bongkar Belinya di Mana
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?