SUARA DENPASAR - Ini bisa menjadi kasus dugaan korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dengan nilai kerugian terbesar di Bali.
Yakni di taksir mencapai Rp 130 miliar dan terjadi di LPD Sangeh. Mantan Ketua LPD Sangeh I Nyoman Agus Ariadi (AA) ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Bali. Namun, sampai kini yang bersangkutan belum ditahan oleh penyidik Kejati Bali.
Tak hanya itu, kejaksaan juga menyasar aset pribadi Agus Ariadi yang diduga berasal dari hasil korupsi, Senin (22/8/2022).
“Setelah menerima izin penggeledahan dari Pengadilan Negeri, hari ini, Senin, 22 Agustus 2022, Sekitar pukul 10.30 Wita, Penyidik Kejati Bali mendatangi rumah tersangka AA yang berada di Banjar Batur Sari, Sangeh, Badung untuk melakukan penggeledahan di rumah tersangka,” terang Kasipenkum Kejati Bali A. Luga Harlianto dalam siaran pers.
Penggeledahan itu sebagai tindak lanjut atas penelusuran aset yang dilakukan penyidik Kejati Bali. Dari penggeledahan itu petugas mengamankan sebuah mobil pickup dan sebuah sepeda motor. Dua aset itu kemudian disita penyidik.
"Penggeledahan disaksikan oleh istri tersangka AA dan Perbekel serta Kadus Desa Sangeh. Tersangka AA tidak berada di rumah pada saat dilaksanakan penggeledahan," sebut dia.
Tambah dia, penggeledahan ini dilakukan untuk menyelamatkan dan memulihkan keuangan LPD Sangeh.
Pihak kejaksaan berharap ada informasi dari masyarakat soal aset lain milik tersangka yang diduga dibeli dari hasil korupsi. ***
Baca Juga: Berkas Ketua LPD P-21, LPD Ungasan Rugi Miliaran Gara-gara Beli Aset di Lombok
Berita Terkait
-
Kejati Bali Benarkan Stafnya Kendarai Fortuner yang Kecelakaan di Buleleng Hingga Tewaskan Ayah Dan Anak
-
149 Dokumen Fiktif LPD Desa Adat Sangeh Senilai lebih dari Rp 130 Miliar Disita
-
Kejari Badung Ungkap Dugaan Korupsi di LPD Sangeh Senilai Rp 130 MIliar Lebih
-
Kasus Dugaan Korupsi Aset di Kejari Tabanan, 6 Tersangka Ditahan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
5 Body Lotion SPF 50 dengan Sensasi Sejuk, Ampuh Proteksi Kulit dari Cuaca Panas Ekstrem
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL