SUARA DENPASAR - Pemilik mobil mewah di Indonesia sebagian besar tak taat pajak. Bahkan, 95 persen mobil mewah yang ada di Indonesia dan tentu milik orang kaya ternyata tidak membayar pajak. Hanya segelintir atau 5 persen saja yang taat membayar pajak.
Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus saat ditemui di Kuta, Bali pada Rabu (24/8/2022) membenarkan fenomena tersebut.
Maka dari itu pihaknya berencana untuk menghilangkan pajak progresif. Mengingat, modus yang digunakan pemilik kendaraan mewah adalah memasukkan kendaraan tersebut ke aset perusahaan.
Dengan begitu, tidak perlu membayar pajak progresif. "Pertama balik nama usulkan dinolkan.
Apalagi, 95 persen kepemilikan mobil mewah di Indonesia atas nama PT. untuk menghindari pajak progresif. Makanya (pajak progresif) mau kita hilangkan," ungkapnya.
Modus tersebut gampang dilakukan seiring kemudahan dalam membuat Perseorangan Terbatas (PT) karena bisa dilakukan secara online. Jadi, pajak yang dikenakan akan tetap kecil dari seharusnya.
Kondisi ini makin dilematis dengan tingkat ketaatan masyarakat membayar pajak yang masih di bawah 50 persen.
"Makanya kita dorong pemerintah daerah untuk menghapus pajak progresif. Kan bagus orang Indonesia bisa bangga kalau punya lima mobil mewah atas nama sendiri," sebutnya.
Selain itu juga diwacanakan pemutihan denda pajak dan bebas Bea Balik Nama Kendaraan. ini perlu dilakukan untuk membuat data yang lebih valid terkait kepemilikan kendaraan bermotor.
Baca Juga: Ini 6 Provinsi yang Berlakukan Pemutihan Pajak dan Tenggat Waktunya
Kengingat, banyak pemilik kendaraan yang enggan merubah data guna menghindari pajak progtesif. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh