Suara Denpasar - Kasus pembunuhan Brigadir Joshua hingga saat ini masih menjadi perhatian warga. Berikut adalah rangkuman berita terbaru tentang Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J dalam sepakan.
Suara Denpasar merangkum pemberitaan utama dalam kasus yang menjadi atensi publik ini. Isu-isu tersebut seperti hasil sidang kode etik Sambo dan pemeriksaan Putri Candrawathi sebagai tersangka.
Sebagaimana diketahui, kasus ini saat ini masih didalami oleh penyidik untuk mengungkap peristiwa sebenarnya. Sejauh ini, sudah ada lima tersangka termasuk Sambo yang diduga menjadi dalang pembunuhan dan istrinya, Putri Candrawathi.
Nah, berikut adalah rangkuman berita Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
1. Hasil sidang kode etik.
Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik pada Kamis hingga Jumat dini hari. Hasilnya, komisi kode etik Polri menjatuhkan sanksi pecat atau pemberhentian tidak hormat kepada Sambo.
Sambo dinilai melakukan pelanggaran berat yaitu terkait pidana pembunuhan berencana Brigadir J.
Sidang tersebut dipimpin oleh Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri. Sidang ini turut menghadirkan 15 saksi.
2. Putri Candrawathi diperiksa
Topik utama yang kedua yaitu penyidik mulai memeriksa Putri Candrawathi untuk pertama kalinya saat statusnya sebagai tersangka.
Namun, penyidik menilai masih diperlukan pemeriksaan lanjutan karena pemeriksaan pertama dirasa belum cukup.
Kuasa hukum Putri yaitu Arman Hanis mengatakan saat pemeriksaan kliennya menegaskan bahwa dalam kasus ini, dia merupakan korban tindakan asusila yang diduga dilakukan korban yaitu Brigadir Joshua.
3. Kapolri jawab motif Sambo
Berita ketiga yaitu momen saat Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dipanggil Koisi III DPR RI. Saat itu, Kapolri membeberkan sejumlah temuan terbaru dalam kasus Brigadir J.
Terkait motif, dia mengatakan sejauh ini karena masalah pelecehan yang masih terus didalami penyidik. Namun, untuk menyimpulkannya maka diperlukan pemeriksaan lanjutan kepada Putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian
-
Kapolda Riau Rotasi Massal Polsek Panipahan Imbas Rusuh Isu Sarang Narkoba
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual