SUARA DENPASAR - Nova Sandi 31, yang diinsialkan NS tiada lain pacar baru korban I Gusti Agung Mirah Lestari, 42. Sandi nekat menghabisi wanita yang dia sayangi karena terdorong motif ekonomi.
Yakni ingin menguasai Honda Brio bernomor polisi DK 1792 FAL milik wanita wanita Banjar Tengah, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi itu.
Dalam aksi sadisnya. Sandi dibantu rekannya berinsial RM. "Ternyata kedua pelaku ingin menguasai mobil milik korban. Setelah menguasai kendaraan korban mereka menjualnya dengan harga Rp 25 juta," kata Kasubdit 3 ditreskrimum Polda Bali AKBP Endang Tri Purwanto, Senin (29/8/2022).
Seperti diketahu, jasad I Gusti Agung Mirah Lestari, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di selokan Desa Sumbersari, Melaya, Jembrana, Bali. Awalnya, dikira jasad tersebut adalah korban lakalantas.
Namun, setelah dilakukan ditemukan beberapa luka pada tubuh korban termasuk kepala dan beberapa barang berharga yang hilang. Baik itu handphone maupun mobil.
"Didahului sebuah hubungan spesial antara pelaku NS dengan korban. Tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut telah direncanakan oleh terduga NS dan RM. Dimana terduga pelaku merencanakan perampokan terhadap kendaraan roda empat milik korban," papar Tri Purwanto.
Jejak pelaku sendiri terungkap setelah Tim Resmob Polda Bali dan Polres Jembrana mempelajari CCTV di Pelabuhan Gilimanuk berikut mengumpulkan keterangan saksi.
Diketahui mobil korban sudah keluar Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan dari keterangan kerabat korban, terakhir korban keluar bersama sang pacar yakni Sandi.
Sandi pun dilacak keberadaannya dan ternyata sudah tidak ada di Bali. Kecurigaan petugas akhirnya mengerucut. Sandi diketahui bersama rekannya berinsial RM. Awalnya kedua pelaku terdeteksi hendak menjual mobil milik korban di daerah Situbondo.
Namun, keberadaan kedua pelaku nihil. Selanjutnya polisi mendapat informasi bahwa mobil tersebut telah dijual pelaku di daerah Boyolali, Jawa Tengah.
Mobil Brio itu dijual dengan harga Rp 25 juta dan selanjutnya dua pelaku kabur ke arah Lampung. Namun pelarian keduanya berakhir setelah diciduk tim Resmob pada Minggu (28/8/2022).
"Keduanya sempat berpindah-pindah dari Boyolali kemudian Yogyakarta, Tegal, Bekasi, Serang - Banten sebelum menyeberang ke Lampung.
Kedua pelaku, maka tim melakukan pengejaran dan akhirnya tertangkap di Lampung," tutup dia. Atas kasus pembunuhan sadis tersebut kedua pelaku terancam hukuman mati karena sudah merencanakan aksi bengis menghilangkan nyawa korban. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Review Petaka Gunung Welirang: Saat Mitos Lokal Berhasil Digali dengan Apik
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu
-
RAM 24 GB, Kamera OIS, Baterai 8000 mAh! Ini HP Realme Terbaik
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?
-
Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Program MBG Tersendat, Massa Turun ke Jalan Bawa Sayuran
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?