Suara Denpasar- PSIS Semarang harus terlempar ke zona merah dalam klasemen BRI Liga 1 usai ditekuk tim promosi Dewa United.
Update klasemen terbaru PSIS Semarang terlempar ke posisi urutan 14 klasemen sementara dengan raihan poin tujuh.
PSIS Semarang hanya menang dua kali dan sekali imbang, sedangkan empat laga lainnya tim berjuluk Panser Biru ini harus takluk dari lawan-lawannya.
PSIS Semarang menuai hasil buruk melawan tim promosi Dewa United pada pekan ketujuh BRI Liga 1, Senin 29 Agustus 2022.
Pada pertandingan ini, PSIS kebobolan dua gol melalui Karim Rossi menit ke-35 dan Majid Osman menit ke-57.
Gol hiburan PSIS disumbangkan oleh Wawan Febrianto pada menit ke-59.
Sejatinya PSIS diunggulkan jumlah pemain saat Fahmi Al Ayyubi diusir wasit karena kartu merah pada menit ke-85.
Namun PSIS tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan tak mampu menciptakan gol.
Jika PSIS Semarang terlempar di zona merah, maka Dewa United naik ke peringkat 10 klasemen sementara Liga 1. ***
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris, Arsenal Lebih Jago dari Manchester City dan Liverpool
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
Manggung di Coachella 2026 Tanpa Ribet, Justin Bieber Cuma Andalkan Laptop dan YouTube
-
Lawan Rasa Jenuh, Our Neighborhood Baseball Captain Rekrut Talenta Muda
-
4 Rekomendasi Jam Tangan Garmin Terbaik untuk Lari: dari Pemula hingga Atlet Pro
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik