SUARA DENPASAR - Hari masih pagi. Selasa (20/8/2022) aktivitas warga di Jalan Teuku Umar, Denpasar, mulai ramai. Tapi, itu tak menghalangi niat seorang perampok beraksi di Toko Gede, Jalan Teuku Umar Nomor 48, Dauh Puri Klod, Denpasar, sekitar pukul 06.30 WITA.
Karyawan toko yang bernama Ratna Safitri yang kebetulan bertugas pagi hari ini mengecek stok barang tiba-tiba lehernya langsung dikalungi golok oleh pelaku.
Perampok berperawakan pendek dengan pakaian serba hitam dan menggunakan helm itu mengajak korban ke tempat brankas. "Saya terpaksa merampok karena butuh bekal pulang kampung," bisik perampok ke Safitri.
Perampok sopan itu juga minta korban untuk tidak macam-macam dan diam di tempat. Sebab, si perampok mengaku mengenal dan mengetahui di mana Safitri tinggal.
Jika macam-macam, perampok itu mengancam akan membacok korban saat berada di jalan.
Selanjutnya pelaku naik ke lantai tiga. Sementara Safitri di suruh diam di tempat. Di lantai tiga, pelaku mengambil sejumlah uang di brankas dan juga mencabut kabel CCTV.
Sementara Safitri memanfaatkan situasi itu untuk kabur ke luar sembari berteriak rampok berikut mengunci pintu toko.
Warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan. Tak lama kemudian, polisi juga tiba di lokasi. Diduga perampok itu masih berada di dalam toko yang dikunci oleh korban.
Sampai berita ini diturunkan belum diketahui apakah perampok itu berhasil diringkus atau tidak. Tapi berdasar pemeriksaan polisi, tidak ditemukan pelaku di dalam toko yang terkunci tesebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pejudi Kelas Teri di Denpasar, Barang Bukti Rp600 Ribu
Kini petugas sedang mendalami laporan perampkan tersebut dan memeriksa saksi korban dengan seksama. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka