SUARA DENPASAR – Peristiwa kecelakaan lalu lintas truk maut di Bekasi banyak beredar di media sosial. Di antaranya ada video detik-detik tower roboh saat sejumlah orang menolong korban truk maut di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi.
Ketika itu, terlihat sejumlah orang berlarian menolong sejumlah korban yang berada di sekitar truk yang sudah berhenti usai menabrak tower di samping halte. Saat sejumlah orang sedang menolong korban, justru beberapa menit kemudian, tanpa disadari tower BTS itu malah roboh hingga menimpa beberapa kendaraan dan orang lagi yang berada di sekitar TKP.
Video itu dibagikan akun Twitter @_XPai. Akun ini menunjukkan detik-detik ketika sejumlah orang datang menolong dan melihat di sekitar lokasi kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kemudian, orang berteriak bahwa tower telekomunikasi (BTS) berbentuk monopole akan roboh. Tower yang roboh menimpa mobil boks di seberang jalan dan sejumlah orang.
“Awas, woi. Ya Allah, ya Allah,” terdengar suara dari akun @_XPai ketika tower roboh.
Link akun Twitter @_XPai menunjukkan detik-detik tower roboh berikut:
https://twitter.com/_XPai/status/1564881884102152193
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menjelaskan, kernet mobil boks meningga dunia. Terlihat juga ada pengendara sepeda motor tertimpa tower hingga mengalami luka-luka.
“Tiang Telkom ini menimpa kendaraan yang di seberang jalan,” jelasnya.
Baca Juga: UPDATE Truk Maut di Bekasi, Dari 30 Korban Kecelakaan, 20 Korban Anak SD
Kombes Pol Latif Usman sebelumnya menjelaskan, peristiwa kecelakaan truk container maut di Bekasi ini mengakibatkan sekitar 30 orang menjadi korban. Dilaporkan, 10 orang meninggal dunia, dan 20 mengalami luka-luka.
Dari jumlah korban itu, paling banyak, yakni sekitar 20 orang merupakan anak SD. Dari jumlah anak SD tersebut, 7 meninggal dunia.
“Korban anak sekolah 20-an lebih, yang meninggal 7 orang. Total yang meninggal 10 orang. Ini baru konfirmasi sampai saat ini. Mudah-mudahan tidak mengalami penambahan lagi,” papar Latif Usman.
Sebelumnya diberitakan, truk kontainer yang sarat muatan diduga mengalami rem blong saat melintas di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat Rabu sekitar Pukul 10.00 WIB (31/8/2022).
Karena rem blong, sang sopir banting ke kiri hingga ke bahu jalan dan menabrak sejumlah anak SD dan warga hingga tower telekomunikasi berbentuk monopole. Puluhan korban dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi dan RS Ananda. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?