/
Senin, 05 September 2022 | 09:55 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto ((instagram/kaksetosahabatanak))

Suara Denpasar - Kritik keras terus dialamatkan kepada Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto.

Kak Seto dinilai terlalu berlebihan membela Putri Candrawathi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J.

Beralasan istri dari mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo itu memiliki anak yang masih balita. Dia berharap, penyidik tidak menahan yang bersangkutan karena sang balita butuh kasih sayang.

Tapi, niat baik Kak Seto itu ditanggapi dengan suara kontra warganet. Bahkan mereka mencibir bahwa Kak Seto sekadar cari panggung dan hanya membela orang-orang berkuasa semata.

Di sisi lain, ibu-ibu yang berkasus hukum dan harus berpisah terhadap anak mereka terbilang banyak. Di antara mereka ada yang tidak terlibat kasus pembunuhan.

Kali ini sentilan keras disampaikan akun @banjarnahor pada Jumat (2/9/2022). Joshua Banjarnahor begitu aku pemilik akun soal nama aslinya adalah Analis Pencarian dan Pertolongan (SAR) Nasional.

Dalam postingannya yang dilengkapi video gambaran bayi yang baru lahir dan sedang menyusui.
Joshua Banjarnahor menulis, "Ibunya melahirkan di dalam lapas dan kami hanya diberi waktu satu jam saja oleh petugas untuk membawa keluar anak ini dari lapas." Bayi yang baru lahir itu diberikan susu yang berasal dari pendonor. Bukan ibu kandungnya. Pemandangan yang membuat banyak hati netizen terenyuh.

Sayang tidak dijelaskan di lapas mana ibu bayi itu melahirkan. Dan siapa petugas yang memberikan waktu hanya sejam bagi ibu dan anak untuk bertemu. "Surat terbuka untuk kak seto sahabat anak. Bagaimana hukum itu bisa adil dan merata?," tulis Joshua Banjarnahor.

Dia pun meminta Kak Seto melakukan pembelaan serupa halnya kasus Putri Candrawathi yang akhirnya tidak ditahan Mabes Polri karena alasan kesehatan dan masih memiliki balita.

Baca Juga: TWICE Debut di Billboard 200 Dengan BETWEEN 1&2

"Wajar saja stigma hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah terus berlaku di negeri ini. Bagaimana tidak? karena alasan anak, Ibu PC tidak ditahan sedangkan bagaimana dengan lbu bayi yang saya pegang ini" tutup dia.

Video itu pun viral dan langsung direspons warganet yang menuntut keadilan serupa bagi ibu yang melahirkan di dalam sel penjara itu. ***

Load More