Suara Denpasar - Beragam opini dan isu terus mengalir mengiringi kematian Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J.
Terheboh adalah temuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan, berikut bocoran Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bahwa ada dugaan Putri Candrawathi menjadi korban kekerasan seksual oleh Brigadir J.
Perkosaan itu diduga terjadi di kamar mandi kediaman mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu di Magelang, Jawa Tengah. Demikian banyak pihak yang meragukan hal tersebut.
Sebab, di rumah itu tidak hanya Brigadir J dan Putri Sambo yang ada saat waktu kejadian. Tapi juga Kuat Ma'aruf selaku sopir pribadi keluarga Kaisar Sambo berikut saksi Susi, asisten rumah tangga keluarga itu.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pun bereaksi atas hal tersebut. “Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (pelecehan), kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” kata Edwin saat dikonfirmasi Minggu (4/9/2022), seperti dikutip dari suara com.
Begitu juga jika merujuk kedekatan antara Putri Candrawathi yang sudah menganggap Brigadir J adalah anak sendiri dan terkenal rajin bekerja.
Tentu, Brigadir J kecil kemungkinan berbuat tak senonoh. Apalagi, itu adalah istri atasannya yang seorang jenderal bintang dua di Polri.
“PC adalah istri jendral. Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual, pertama relasi kuasa kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” sebut dia.
Sisi logis berpikir lainnya adalah Putri Candrawathi tetap mau bertemu dengan Brigadir J, sebelum yang bersangkutan dieksekusi di rumah dinas Irjen Sambo di Duren Tiga, Jakarta.
Baca Juga: Eng Ing Eng, Kaisar Sambo Nggak Bisa Tidur, Bharada E Bisiki LPSK
Jika melihat kasus kekerasan seksual pada umumnya. Biasanya korban langsung histeris melihat wajah pelaku. Tapi, dalam kasus ini malah Putri Candrawathi dari Magelang ke Jakarta yang mengantar adalah almarhum Brigadir J.
“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yoshua, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua (Brigadir J),” tuturnya.
“Korban yang punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” akhir dia.
Inilah yang mendasari LPSK tidak percaya adanya dugaan kekerasan seksual yang menimpa Putri Candrawathi. Sebab, terlalu banyak kejanggalan-kejanggalan terkait kasus asusila tersebut.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Liburan Sekolah Makin Seru! Intip Keseruan Dunia 'Minions & Monsters' yang Hadir di Jakarta
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar