SUARA DENPASAR – Dianggap berkelakuan baik, 4 koruptor mendapat bebas bersyarat, Selasa (6/9/2022). Yakni mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah; eks jaksa Pinangki Sirna Malasari; mantan Dirut Jasa Marga, Desi Arryani, dan Mirawati Basri si perantara suap anggota DPR FPDIP, Nyoman Dhamantra.
"Mereka bebas bersyarat sudah memenuhi syarat adminsitratif berkelakuan baik dan sebagainya dengan ketentuan berlaku," kata Kadiv Pas Kumham Kanwil Banten, Masjuno, Selasa (6/9/2022).
Masjuno menjelaskan, keempat napi korupsi itu selanjutnya menjalani pembibingan dan pengawasan di Balai Pemasyarakatan (Bapas). Namun, mereka mendapat bimbingan di Bapas yang berbeda. Ratu Atut akan menjalani di Bapas Serang, dan Pinangki di Bapas Jakarta Selatan.
"Selama menjalani masa percobaan ini harus berkelakuan baik, tidak melanggar hukum itu sudah pasti dan wajib lapor setiap bulan," kata dia.
Salah satu alasan Pinangki bebas bersyarat, kata Masjuno, lantaran telah menjalankan hak dan kewajibannya. Juga menaati aturan di Lapas. Dia juga menjelaskan, eks jaksa Pinangki telah menjalani masa hukuman penjaranya kurang lebih 2 tahun.
Dia mengatakan, walau sudah dinyatakan bebas bersyarat, eks jaksa Pinangki tetap wajib lapor ke Bapas dan mengikuti bimbingan.
Eks Jaksa Pinangki
Sekadar mengingatkan, jaksa Pinangki dijebloskan ke penjara sejak 2 Agustus 2021. Dia dipenjara di Lapas Kelas II-A Tangerang. Pinangki awalnya dihukum 10 tahun oleh majelis hakim PN Jakarta Pusat. Namun, ia banding dan hukumannya menjadi 4 tahun penjara. Meski demikian, jaksa tak mengajukan kasasi, begitu juga Pinangki.
Eks Gubernur Banten Ratu Atut
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti menambahkan, Ratu Atut juga bebas bersyarat. Katanya, pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk Ratu Atut karena sejumlah pertimbangan dan mekanisme sudah sesuai.
"Sudah memenuhi persyaratan administratif dan substantif," kata dia.
Ratu Atut terjerat dua kasus. Yakni suap terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan divonis 7 tahun penjara melalui putusan kasasi MA. Yang kedua, Ratu Atut divonis penjara karena korupsi pengadaan Alkes Banten dengan kerugian negara Rp 79 miliar kemudian divonis 5,5 tahun penjara denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.
Eks Dirut Jasa Marga Desi Arryani
Perkara eks Dirut Jasa Marga merupakan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan subkontraktor fiktif pada 41 proyek. Proyek ini dikerjakan PT Waskita Karya. Desi terbukti menerima duit korupsi Rp3.415.000.000.
Mirawati Basri Perantara Suap Nyoman Dhamantra
Sedangkan Mirawati Basri adalah perantara suap mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra. Dia terbukti menjadi perantara suap pengurusan kuota impor bawang putih kepada Dhamantra dan divonis 5 tahun penjara.
"Selain itu, dibebankan pula membayar pidana denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Selasa, 16 Maret 2021. (Suara.com/Antara)
Tag
Berita Terkait
-
KPK Janji Konsisten, Panggil Anies Baswedan Terkait Formula E
-
Dua Kapal Milik Tersangka Korupsi Sawit Surya Darmadi Disita, Kejagung Sebut Money Laundry
-
Bermodal Sopan di Sidang Korupsi DID, Staf Ahli Eks Bupati Tabanan Eka Wiryastuti "Dikado" Vonis Ringan
-
Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri jadi Sarang Korupsi Pejabat Kampus, Mendikbud akan Evaluasi
-
Rektor Unila Patok Harga Jalur Mandiri Rp100-350 Juta, Terkumpul Rp5 Miliar, Langsung Masuk Kantong
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement