Suara Denpasar - Kadek Supartika alias Ucil (31) dibekuk polisi. Pasalnya, lelaki asal Banjar Dinas Sudamukti, Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, ini mencuri perhiasan dan uang tunai bernilai puluhan juta. Modusnya pura-pura membeli rokok.
Peristiwa itu berawal ketika Kadek Supartika alias Ucil melihat warung milik korban Ni Luh Suartini (60) di Banjar Dinas Yehanakan, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, dalam kondisi kosong atau sepi, Kamis (1/9/2022) sekitar jam 15.00 Wita.
Dia segera memarkir sepeda motor Scoopy Nopol DK3051 UAJ. Dia pun berjalan kaki menuju warung berpura-pura membeli rokok. Karena pemilik warung sedang di kamar mandi, Ucil langsung masuk kamar korban yang berada di belakang warung.
Ucil pun dalam waktu singkat mengembat dompet cokelat berisi uang tunai dan kotak kayu kecil yang berisi perhiasan emas. Semua hasil "jarahannya" dimasukkan ke dalam saku celana.
"Saat itu diketahui korban yang langsung berteriak 'maling-maling'," kata Kapolsek Seririt AKP I Made Suwandara.
Tak pelak, warga langsung datang. Warga pun menangkap basah Kadek Supartika alias Ucil. Saat digeledah, benas saja ditemukan di saku celana berupa kotak kayu yang berisi sejumlah perhiasan emas serta uang tunai Rp1 juta.
Akibat pencurian ini, korban Ni Luh Suartini mengalami kerugian cukup besar. Yakni mencapai Rp89.662.000. Itu dihitung berdasarkan harga perhiasan emas dalam berbagai bentuk antara lain cincin, gelang, liontin, anting-anting, kalung dan bros emas. Juga uang Rp1 juta.
"Terhadap tersangka I Kadek Supartika alias Ucil disangka telah melakukan tindak pidana pencurian biasa sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," papar AKP I Made Suwandra.
Kapolsek Seririt AKP I Made Suwandra menjelaskan, pelaku memang seorang residivis. Bahkan, dia menjelaskan, tersangka Ucil baru 34 hari keluar dari penjara setelah menjalani hukuman selama 1 tahun karena kasus pencurian.
"Pelaku residivis," jelasnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Seririt Iptu Komang Dudarsana
Dia pun membeberkan, beberapa kasus pencurian yang pernah dilakukan Ucil. Yakni:
1. Pencurian emas di Desa Tirtagangga, Kecamatan Abang, Karangasem yang ditangani Polres Karangasem pada tahun 2014 dengan vonis sekitar 1 tahun.
2. Pencurian Laptop di Kelurahan Seririt yang ditangani Polsek Seririt Tahun 2019 dengan Vonis 1 Tahun.
3. Pencurian Sertifikat di Busungbiu yang ditangani Polsek Busungbiu tahun 2019 dengan Vonis 1 Tahun.
4. Pencurian HP di Denpasar tahun 2019 yang ditangani Polres Badung dengan Vonis 1 Tahun. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo