Suara Denpasar- PSM Makassar gagal memetik poin penuh saat menghadapai Dewa United lantaran hasil akhir dalam pekan ke-10 ini adalah 1-1.
Namun catatan hasil imbang ini turut memperpanjang rekor PSM Makassar sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan.
Raihan 1 poin ini membuat PSM Makassar memiliki poin sebanyak 21 poin.
Tandang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022) malam WIB, permainan kedua tim terlihat sangat berhati-hati.
Baru pada babak pertama menjelang akhir PSM mulai memperlihatkan agresivitasnya.
Hasil akhir kedua tim masih tetap sama kuat sampai dengan peluit panjang ditiupkan sang pengadil lapangan.
PSM kini sementara menempati posisi ketiga, sedangkan Dewa United kini menempati posisi 12 menggeser Persebaya Surabaya.
Sementara itu Persebaya sendiri kini gagal bangkit setelah dikandaskan tim penghuni papan bawah RANS Nusantara dengan skor 1-2.
Persebaya kini harus turun peringkat di klasemen sementara dengan posisi 13.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan 'Bjorka' Madiun, Dari Polsek Kini Diterbangkan ke Mabes Polri
Persebaya yang lebih awal mencetak gol harus dibuat malu oleh penghuni papan bawah lantaran mampu dibalas dengan skor akhir 1-2.
Gol Persebaya dilesatkan oleh Sho Yamamoto pada menit ke 28.
Sedangkan gol balasan dari RANS diborong oleh Mohammad Edo di menit 64 dan 89.
Persebaya yang mengusung misi bangkit kini gagal lagi untuk bisa beranjak dari papan tengah.
Skuat berjuluk Bajul Ijo kini bahkan terancam lengser hingga ke zona papan bawah.
Sebelumnya menghadapi Rans Nusantara FC Persebaya lebih diunggulkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?
-
JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Anime Akane-banashi Masuki Arc Karaku Cup, Akane Hadapi Dua Rival Kuat
-
Maaf Saja Tak Cukup: Menuntut Restorasi Keadilan bagi 'Juara yang Terampas'
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!