Suara Denpasar - Aksi peretasan marak terjadi di Indonesia. Rupanya hal tersebut membuat Polda kesulitan menangani. Hal iti diungkapkan oleh Penyidik Madya Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes. Pol. Alfis Suhaili.
Dia mengatakan saat ini Polri sedang melakukan pengembangan struktur untuk menghadapi dan memberantas kejahatan siber. Salah satunya membentuk Direktorat Tindak Pidana Siber di setiap polda seluruh Indonesia.
"Polri sedang mengembangkan struktur untuk mengimbangi (kejahatan siber), mengusulkan ada direktorat tindak pidana siber, reserse siber di polda," katanya di YouTube MUI TV dilansir dari Tribratanews, Kamis (15/9/2022).
Dia mengatakan usulan itu penting karena Siber di Polda memiliki struktur yang kecil. Imbasnya, Polda kerap kesulitan dalam menghadapi kejahatan siber yang merambat di setiap wilayah Indonesia.
Dia mengatakan saat ini subdirektorat siber yang masih kecil tersebut masih di bawah tindak pidana khusus. Sementara kejahatan siber sudah tidak bisa dibedakan lagi, mana yang besar dan mana yang kecil. Sebab, semua kejahatan siber sama tingkatannya.
"Bahwa Polda Indonesia (di bagian) timur itu dia akan menghadapi kasus kecil, tidak bisa. Akan menghadapi tindak pidana siber dengan kualitas yang sama. Jadi tidak bisa lagi dibedakan," kata dia.
Dia mengungkapkan struktur di setiap polda akan disesuaikan oleh kondisi geografis hingga sumber daya.
Dia menyebut di wilayah manapun tentu mengalami ancaman kejahatan siber yang sama bentuknya.
"Kalau dulu membedakan sebuah struktur itu berdasarkan tipe Polda secara keseluruhan, indeks beban kerjanya, kondisi geografis, kondisi sumber daya semua dihitung. Tetapi beda dengan tindak pidana siber ini," jelasnya.
Baca Juga: Can I Laught?, Hacker Bjorka Nyamar Jadi Penjual Es di Madiun
Hacker Bjorka
Indonesia dihebohkan dengan aksi akun anonim Bjorka. Dia membobol sejumlah data pribadi pejabat di Indonesia.
Pemerintah saat ini memebentuk tim khusus untuk membongkar siapa di balik Bjorka tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
PSSI Murka Usai Beckham Putra Diprovokasi Suporter di GBK
-
Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!
-
Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
Mau Fokus ke Piala Dunia atau Pamer? Neymar Bawa 9 Jam Tangan Senilai Rp65 M ke AS
-
Tak Perlu Bangun Dapur Baru, Kantin Sekolah di Lombok Tengah Siap Jadi Solusi Program MBG
-
Matheo In Rio Rilis 'Karena Kau Wanita' untuk Perempuan yang Selalu Terlihat Kuat