Suara Denpasar – Cerita humor atau cerita lucu ini bisa bikin ngakak. Salah satu cerita humor ini adalah 'Kisah Anggota GAM, Ayah, dan Tentara'.
Konon, cerita humor juga bisa bikin awet muda. Karena, dengan tertawa atau tersenyum akan membuat senam otot wajah. Selain itu, tertawa juga dapat meningkatkan asupan udara yang kaya oksigen, sehingga memicu kerja jantung, paru, dan otot.
"Kisah Anggota GAM, Ayah, dan Tentara' dimulai dari begini:
Suatu hari, seorang ayah di Provinsi Aceh mengirim surat kepada anaknya yang sedang dipenjara di Lapas Nusakambangan karena terlibat Gerakan Aceh Merdeka atau GAM.
Isi suratnya begini.
“Ridho, ayahmu ini sudah tua. Ayah sudah tidak kuat kalau mencangkul sendiri ladang kita yang luas ini,” kata sang ayah memulai surat.
Kemudian sang ayah melanjutkan suratnya, “sekarang sedang musim tanam jagung. Sedangkan kamu di penjara pula. Siapa yang bisa bantu ayah mencangkul kebun ini? Sedangkan teman-temanmu juga ada yang ikut kamu di penjara, Sebagian lagi merantau. Tidak ada yang bisa membantu ayah mencangkul ladang.”
Surat ini dikirimkan sang ayah lewat pos. Tujuannya tertulis utuk Ridho di Lapas Nusakambangan.
Seminggu kemudian, sang anak, Ridho, membalas surat ayahnya. Begini katanya:
Baca Juga: Parah! Pura-pura Minta Dipijat, Ustaz Cabuli Dua Santri Pria di Pondok Pesantren
“Demi Allah, Bapak, jangan cangkul ladang itu. Saya tanam senjata di ladang sana.”
Lebih lanjut, Ridho melanjutkan, “lebih baik ayah untuk sementara tidak mencangkul. Jangan tanam jagung dulu. Mungkin lebih baik gunakan uang simpanan untuk kebutuhan sehari-hari atau minta bantuan ke saudara. Kalau ayah masih bisa, beradagang atau apa. Insyaallah, saya akan keluar secepatnya dari penjara.”
Ternyata, surat itu disensor pihak Lapas Nusakambangan. Oleh pihak Lapas Nusakambangan, surat itu dilaporkan kepada aparat kepolisian dan tentara.
Surat itu pun tidak sampai ke sang ayah. Sehari setelah surat itu kena sensor, datanglah beberapa truk yang mengangkut sekitar satu kompi tentara ke rumah sang ayah dari anggota GAM ini. Para tentara itu sebagian membawa senjata api laras panjang, sebagian lagi membawa cangkul.
Tanpa banyak bicara, anggota tentara ini meminta sang ayah itu menunjukkan ladangnya. Lalu sang ayah menunjukkan lokasi ladang yang rencananya akan ditanam jagung.
“Ini ladang saya. Memangnya ada apa?” tanya sang ayah kepada salah satu komandan tentara yang mendatangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
Berbagi THR 2026 Lebih Praktis dan Modern Lewat Fitur Unggulan BRImo
-
Melawan Petugas Saat Razia Petasan, 4 Pemuda di Kudus Diamankan Polisi
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Vivo V70 Resmi Hadir: Upgrade Kecil yang Terasa Lebih Flagship
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Ketika Maaf Hanya Sejauh Broadcast WhatsApp, Ada yang Salah?