Suara Denpasar – Like father like daughter, seperti ayah, begitulah anak perempuannya. Mungkin itu peribahasa yang cocok untuk Max Moein dan anaknya, Mischa Hasnaeni Moein si ‘Wanita Emas’. Diketahui, Hasnaeni Moein adalah anak dari mantan politikus PDIP, Max Moein.
Max Moein pernah dijatuhi pidana penjara 1 tahun 8 bulan karena kasus korupsi. Kini giliran Hasnaeni Moein si Wanita Emas yang ditahan karena terlibat dalam kasus korupsi PT Waskita Beton Precast.
Hasnaeni Moein terlibat korupsi PT WBP dalam kapasitasnya sebagai Dirut PT Misi Mulia Metrikal (PT MMM) yang menjadi rekanan PT WBP. Kasus korupsi ini secara total merugikan keuangan negara sekitar Rp2,5 miliar yang ditangani Kejagung.
Nama Max Moein pernah ramai karena berbagai kasus yang menimpanya. Dari soal korupsi, foto syur dengan perempuan lain, hingga laporan pelecehan seksual terhadap sekretaris pribadinya.
1. Suap Cek Pelawat
Max Moein merupakan mantan politisi senior PDIP dan pernah menjadi anggota DPR RI pada periode 1999-2004 dan 2004-2009. Bahkan, jabatannya di DPR RI cukup mentereng. Dia pernah menjadi Ketua Komisi IX dan Wakil Ketua Komisi XI.
Nama Max Moein pernah ramai karena terlibat dalam kasus korupsi berupa suap cek pelawat kepada sejumlah anggota DPR RI periode 1999-2004 untuk pemenangan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom.
Dalam sidang tahun 2011 silam, Max Moein dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan penjara karena melanggar Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
2. Skandal Foto Syur
Max Moein pernah dipanggil Badan Kehormatan DPR karena foto syur dirinya dengan seorang perempuan cantik yang sama-sama bertelanjang dada. Bahkan, BK DPR sempat memanggil Roy Soeryo yang dikenal sebagai ahli telematika. Roy pun menyatakan, wajah laki-laki dalam foto tersebut tidak ada rekayasa, sedangkan bagian wajah perempuan mengalami penambahan efek cahaya.
"Wajah laki-lakinya Insyaallah nanti bisa saya pastikan bahwa itu tidak ada rekayasa," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2008).
3. Pelecehan Seksual Sekpri
Di tengah foto-foto syur itu, Max Moein juga diguncang skandal pelecehan seksual terhadap sekprinya, Desy Firdiyanti. BK DPR RI akhirnya merekomendasikan Max Moein dipecat. Pada 2 September 2008, melalui sidang paripurna DPR RI, Max Moein resmi dipecat dari anggota DPR RI.
Pada Pemilu 2009, dia akhirnya tidak dicalonkan lagi sebagai anggota legislatif dari PDIP. Max Moein meninggal dunia pada 19 Maret 2019. (Suara.com/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK