Suara Denpasar – Nama Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal, Mischa Hasnaeni Moein alias Wanita Emas kembali ramai. Bukan karena di dunia politik, melainkan dia membuat heboh lantaran saat ditahan dan akan dimasukkan ke mobil tahanan menjerit histeris. Lantas, bagaimana asal-usul atau arti julukan Wanita Emas yang melekat pada Hasnaeni Moein.
Diketahui, nama Hasnaeni Moein pernah ramai dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. Kala itu, dia menyatakan diri siap maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
Namun, dalam perjalanannya, tak ada satu pun partai yang mau mengusungnya. Dalam Pilkada DKI Jakarta 2012, ada enam pasang calon gubenur-wakil gubernur, yang akhirnya dimenangkan Jokowi-Ahok, menalahkan petahana Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Bukan sekali dia ingin bertarung di Pilkada DKI Jakarta. Menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017, dia juga sudah rajin blusukan setahun sebelumnya. Lagi-lagi, namanya gagal masuk sebagai calon gubernur.
Pada Pilkada 2017 hanya ada tiga calon gubernur. Melalui putaran kedua, Pilkada Jakarta 2017 dimenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengalahkan Ahok-Djarot.
Saat memproklamirkan diri untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein sempat menarik perhatian. Karena wajahnya banyak nampang di metro mini. Dalam stiker menyebutkan dirinya dengan slogan wanita emas.
Ternyata, julukan wanita emas ini bukan muncul hanya pada Pilkada DKI Jakarta. Jauh sebelum itu, dia sudah menjuluki dirinya dengan wanita emas.
Hal ini terungkap saat dia diundang wawancara yang diunggah lewat Youtube Kompas TV berjudul Ini Ramadhan ala Sang "Wanita Emas”.
Dalam wawancara itu, dia mengungkapkan julukan wanita emas muncul pada tahun 2010, saat Pilkada Kota Tangerang Selatan. Saat itu, dia juga memprokamirkan untuk menjadi calon wali kota Tangerang. Sayangnya, dia gagal jadi calon.
Baca Juga: Dibombardir Nikita Mirzani, Najwa Shihab Bodo Amat, Malah Joged Koplo
Pada Pilkada Tangsel 2010 menarungkan empat pasangan calon. Calon terkuatnya adalah Arsid-Andre Taulany dan Airin Rachmi-Benyamin Davnie. Yang kemudian dimenangkan Airin-Benyamin.
Hasnaeni pun bercerita, saat dia ingin maju sebagai wali kota Tangsel, dia berpikir bahwa Tangsel bermasalah dengan sampah.
“Terus timbul inspirasi, oh, bawa aja era masyarakat sejahtera. Jadi artinya emas itu era masyarakat sejahtera. Terus mengubah sampah jadi emas,” katanya.
Terlibat Korupsi Waskita Beton Precast
Hasnaeni Moein si Wanita Emas terlibat dugaan korupsi PT Waskita Beton Precast (WBP). Hal itu diungkap Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Kuntadi sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (22/9/2022).
Kejagung menambah dua tersangka yakni Dirut PT MMM, Hasnaeni Moein, dan General Manajer PT Waskita Beton Precast (WBP), Kristadi Juli Hardjanto. Juga ada satu tersangka lagi yang ditetapkan malam ini.
Sebelumnya juga sudah ada empat tersangka. Sehingga total ada tujuh tersangka dalam kasus penyimpangan dana di PT WBP.
Penetapan dua tersangka ini adalah hasil pengembangan. Hasnaeni selaku Dirut PT MMM dengan dalih sedang mengerjakan pembangunan Tol Semarang V menawarkan pekerjaan kepada PT WBP dengan syarat menyetorkan sejumlah uang kepada perusahaan dengan dalih penambahan modal.
"Adapun nilai pekerjaannya ditawarkan Rp341 miliar," kata Kuntadi.
PT WBP akhirnya menyanggupi dan selanjutnya tersangka Kristadi membuat tagihan pembayaran (invoice) seolah-olah PT WBP membeli material kepada PT MMM.
"Atas tagihan fiktif dari PT MMM maka PT WBP menyetorkan uang senilai Rp16,844 miliar," kata Kuntadi seraya menyatakan uang itu digunakan untuk keperluan pribadi.
Total, dalam perkara korupsi PT WBP, negara dirugikan sekitar Rp2,5 triliun. (Suara.com/ Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ditahan, Hasnaeni Moein Si 'Wanita Emas' Meronta dan Menjerit Histeris: Jangan Bapak...
-
Nikita Mirzani: Istri Sah Gempal, Jurnalis Semok Menang Mudah Jadi Pelakor
-
Enaknya Eks Jaksa Pinangki, Modal Kelakuan Baik, 10 Tahun Vonis Penjara Dikorting, Cuma 2 Tahun Jalani Hukuman
-
KPK Janji Konsisten, Panggil Anies Baswedan Terkait Formula E
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern