Suara Denpasar - Nama Fadil Sausu menjadi nama pemain Bali United yang paling lama bertahan bersama skuat berjuluk Serdadu Tridatu.
Sejak awal berdiri di Bali 2015 hingga musim ini tercatat dia sudah bertahan selama 7 musim lamanya membela skuat dengan warna kebanggaan merah putih hitam ini.
Pahit manis membela skuat Serdadu Tridatu telah ia rasakan selama tujuh tahun terakhir ini.
Datang sebagai tim baru Bali United banyak mendapatkan cibiran, beranjak tahun kedua dan ketiga tim idola warga Bali ini mulai menunjukkan taringnya.
Hingga akhirnya tropi Champions turnamen kasta tertinggi di Indonesia yakni Liga 1 kini bersarang di Pulau Dewata.
Fadil Sausu pula yang menjadi saksi dari jatuh bangun Bali United.
Pemain nomor punggung 14 ini hingga saat ini juga masih dipercaya tim pelatih sebagai kapten Bali United.
Bisa jadi pemain berusia 37 tahun ini adalah kapten terlama Bali United sejak hijrah di Bali hingga musim BRI Liga 1 2022/2023 ini.
Selama itu pula, ban kapten selalu melingkar pada lengan kirinya dan menjadi pemain pertama yang menjejakkan kaki di atas lapangan tiap kali berlaga.
Baca Juga: BRI Liga 1: Kabar Baik dan Kabar Buruk Coach Teco Jelang Bali United Vs Persikabo
Saat ini dia sudah mencatatkan 150 kali penampilan bersama Serdadu Tridatu di seluruh kompetisi.
Sebagai kapten tim, pemain asal Palu ini harus mengenal masing-masing karakter koleganya yang sudah pasti sangat berbeda satu sama lain.
Setiap pemain memiliki karakter tersendiri, dari yang tmpramen hingga pemain yang sabar.
Sekali lagi, kesabaran menjadi kunci pemain berpostur 174 cm ini menghadapi itu semua.
“Harus bisa menahan dan mengontrol emosi itu penting dalam sebuah tim," jelasnya dari laman Baliutd.
"Jangan sampai kita merugikan tim dan ketika emosi banyak membuang tenaga. Lebih baik bersabar dan fokus ke pertandingan ke depannya. Teman-teman juga baik sehingga saya tahu karakternya dan bagaimana cara mendekatinya. Antarpemain saling mengerti semua,” ujar Fadil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air