/
Minggu, 25 September 2022 | 10:56 WIB
chizu red velvet (Ist)

SuaraDenpasar - Brand minuman Es Teh Indonesia sedang menuai sorotan di media sosial. Penyebabnya, karena brand tersebut mengirimkan somasi kepada seorang warganet yang mengkritik minuman Chizu Red Velvet.

Kronologinya adalah berawal dari seorang warganet yang mengaku sehari minum Chizu Red Velvet di sebuah akun fess atau akun bot anonim. Cuitan tersebut kemudian mendapatkan respons beragam.

Kemudian akun twitter @gandhoyy, memberikan testimoninya setelah membeli minuman tersebut. Menurutnya minuman jenis ini sangat manis dan berjanji tidak akan beli lagi. 

Dia juga menyebut minuman itu bahannya gula 3 kilogram dan dicampur bahan kue.

"Siapa sih yang bikin minuman ini, bang*** bangkrut ae lu daripada bocah kena diabetes massal," cuit akun tersebut dikutip Suara Denpasar, Minggu 25 September 2022.

Cuitan tersebut kemudian ditanggapi Es Teh Indonesia dengan mengirimkan somasi. 

Minta Maaf

Terbaru, pemilik akun @gandhoyy yang mengaku bernama Gandhi meminta maaf. Dia mengaku membuat cuitan yang tidak mengenakkan kepada perusahaan minuman PT. ES Teh Indonesia Makmur.

"Dimana saya mencela produk yang saya konsumsi yang menyebabkan kerugian pada perusahaan minuman terkait. Sehingga disini saya sendiri ingin memohon maaf kepada PT. ES Teh Indonesia Makmur karena saya telah membuat tweet yang ramai diperbincangkan publik," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Kabar Buruk untuk Arema FC, Pemain Persebaya Kini Lengkap, dan Mulai Happy

Dia mengatakan cuitannya dianggap menjelekkan nama produk, pemberian informasi yang keliru, kandungannya, dan nama perusahaan.

"Sekali lagi saya memohon maaf terhadap tweet yang saya buat atas pencemaran nama baik PT. ES Teh Indonesia Makmur. Terima kasih," kata dia. 

Dalam cuitannya, dia menyertakan sebuah surat yang dikirimkan oleh ES Teh Indonesia. 

Intinya surat tersebut berupa peringatan dan teguran kepada Gandhi. Kemudian mensomasi Gandhi agar menghapus dan melakukan klarifikasi,

"Berdasarkan hal-hal yang disebutkan di atas, dengan ini kami memperingatkan dan menegur dengan keras (somasi) saudara untuk segera melakukan penghapusan dan klarifikasi atas pernyataan (tweet) pada akun twitter pribadi saudara, paling lambat 2x24 jam sejak tanggal surat ni," tulis Es Teh Indonesia.

Es Teh Indonesia Tersinggung

Load More