Suara Denpasar – Bila ada sejumlah perwira polisi yang “sial” gara-gara Ferdy Sambo, ada pula yang dapat pulung. Salah satunya Kombes Ade Ary Syam Indradi. Dia diangkat menjadi Kapolres Jaksel gegara ulah Ferdy Sambo yang mengakibatkan Kapolres Jaksel sebelumnya, Kombes Budhi Herdi Susianto dicopot.
Sebelumnya Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo membenarkan diangkatnya Kombes Ade Ary Syam Indradi sebagai kepala Polres Metro Jakarta Selatan.
“Ya betul (Kombes Ade Ary sebagai Kapolres Jaksel),” kata Dedi
Mutasi ini tidak hanya untuk Kombes Ade Ary. Melankan ada beberapa nama lagi. Khusus Kombes Ade Ary menggantikan Kombes Budhi Herdi Susianto yang dicopot karena diduga tidak profesional dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jaksel, 8 Juli 2022.
Kombes Budhi dinonaktifkan, kemudian dicopot dari jabatan serta dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri setelah pernyataannya persis sama dengan skenario Ferdy Sambo. Yakni adanya pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi dan tembak-menembak yang menewaskan Brigadir Joshua.
Padahal, skenario itu hanya karangan fiktif Ferdy Sambo untuk menutupi fakta bahwa yang terjadi adalah penembakan satu arah. Juga tidak ada pelecehan seksual di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Saat ini, Budhi Herdi Susianto masuk dalam 35 anggota Polri yang menunggu gilrian untuk menjalani sidang kode etik Polri.
Lantas, siapa sosok Kombes Ade Ary Syam Indradi? Dari penelusuran SuaraDenpasar dari berbagai sumber dan riwayat hidup yang menjadi lampiran di skripsinya, diketahui bahwa Ade Ary merupakan perwira menengah Polri kelahiran Sukabumi, 10 September 1976 dari keluarga TNI dan Polri.
Jauh sebelum menjadi polisi, dia menghabiskan pendidikan umum di Lembang, Bandung, kemudian SMPN di Medan. Dia lulus dari SMA Taruna Nusantara (SMA TN) tahun 1995. Artinya, dia masuk bagai alumni angkatan ketiga atau TN-3
Baca Juga: Anggota Komisi Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo Dipromosikan di Posisi Penting Ini
Soal SMA Taruna Nusantara, Kombes Budhi Herdi Susianto juga merupakan kakak tingkat. Kombes Budhi adalah angkatan pertama SMA Taruna Nusantara yang tamat 1993. Kombes Budhi seangkatan di SMA TN dengan Kombes Agus Nurpatria (Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri) yang juga disanksi pecat gara-gara Ferdy Sambo.
Setamat dari SMA TN, Kombes Ade Ary melanjutkan pendidikan di Akpol pada 1995 dan lulus 1998. Kombes Ade Ary tergolong pria yang cerdas dan berprestasi.
Saat lulus Akpol 1998, dia ranking 2. Walau begitu, secara akademik di Akpol 1998, dia adalah yang terbaik sehingga meraih penghargaan Ati Tanggap (Terbaik Bidang Akademis).
Ketika dia melanjutkan pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Angkatan-40, dia lulus pada 2005 dengan menggondol penghargaan Lulusan Terbaik. Bahkan, Skripsinya di PTIK juga yang terbaik di Angkatan 40. Skripsinya berjudul Praktik Penegakan Hukum Penyalahgunaan Kartu Kredit Menggunakan Internet (Carding): Studi Kasus Penanganan Perkara oleh Polda Jawa Barat pada Tahun 2003.
Ketika dia mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sepmimti) Lemdiklat tahun 2021 lalu, dia juga meraih penghargaan sebagai Penulis Naskah Strategis Perorangan/ Nastrap Terbaik.
Lebih lanjut, dalam catatan Suara Denpasar, Kombes Ade Ary sudah pernah memegang 20 jabatan sebelum menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan. Jabatan yang dia pegang juga terbilang mentereng, bukan kaleng-kaleng. Jabatannya terinterupsi tiga kali karena ikut pendidikan PTIK, Sepmimmen, dan Sepmimti.
Berita Terkait
-
RESMI, Telegram Rahasia Kapolri Turun, Ini Pengganti Kapolres Metro Jaksel yang Dimutasi Imbas Ferdy Sambo
-
Sosok Kombes Budhi, Eks Kapolres Jaksel asal Pemalang, Pernah di Timtim-Penyidik KPK, Ditahan karena Sambo
-
Gegara Ikuti Skenario Ferdy Sambo, Mantan Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto Ditahan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Israel Siap Luncurkan Nuklir ke Iran, Tunggu Perintah Benjamin Netanyahu
-
Glowing saat Lebaran: 5 Chemical Sunscreen Cica yang Aman Dipakai Seharian
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Ramadan Jadi Momen Perkuat Hubungan Pasutri, Ini Tips Psikolog dan Ustaz untuk Rumah Tangga Harmonis
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
4 Tips Mengatasi Burnout Kerja Sambil Puasa agar Tetap Produktif
-
DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal
-
Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah