Suara Denpasar – Aksi massa menolak kenaikan harga BBM di depan DPRD Bali, Senin (26/9/2022) berlangsung ricuh. Dalam aksi itu, pecalang jadi tameng untuk menjaga kantor DPRD Bali. Demonstran pun membakar ban sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM di tengah sulitnya ekonomi masyarakat, apalagi setelah dua tahun dihajar Covid-19.
Aksi massa berlangsung pada Pukul 15.30 WITA. Demonstrasi ini dilakuan Aliansi Bali Jengah yang terdiri dari puluhan mahasiswa. Mereka membawa spanduk dan poster menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan Pemerintah Jokowi beberapa waktu lalu.
Mahasiswa yang mengenakan pakaian adat itu melakukan long march dari parker timur Lapangan Renon, sambil berorasi dan membentangkan spanduk dan mengangkat poster.
Ketika sampai di depan Kantor DPRD Bali di Jalan Kusuma Atmaja Nomor 3, Renon, situasi demo mulai memanas. Para mahasiswa mencoba merangsek masuk lewat gerbang Kantor DPRD Bali. Namun, pecalang dijadikan tameng untuk menjaga Kantor DPRD Bali bersama polisi.
"Jangan kami dibenturkan dengan masyarakat adat,” teriak demonstran.
Demonstran juga meminta mestinya polisi memberikan pengamanan jalannya demo yang dilakukan mahasiswa. Bukan mengamankan anggota DPRD.
“Karena DPR sebagai wakil rakyat yang harus merepresentasikan suara kami dengan bertemu kami di sini, bukan berdiam diri di dalam," lanjut pendemo.
Karena aksi ini tak direspons anggota DPRD Bali, para pendemi membakar ban. Akan tetapi, api segera dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) oleh pihak kepolisian.
Aksi makin memanas ketika polisi akan mengamankan bahan bakar minyak yang dipakai pendemo untuk menghidupkan genset. Mahasiswa pun menolak dan terjadi ketegangan. Namun, situasi kembali tenang dan demonstrasi dilanjutkan kembali.
Baca Juga: Sakit Ambeien Kumat, AKBP Arif Rachman Hadir di Sidang Ipda Arsyad Daiva Cuma Sebentar
Pada intinya, demonstran menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan Jokowi di tengah krisis ekonomi. Apalagi, khusus di Bali juga ekonomi belum pulih setelah dihajar Covid-19 yang membuat ekonomi lesu. Pariwisata berhenti karena tidak adanya wisatawan asing.
"Konsekuensi dari kebijakan ini akan meningkatkan angka kemiskinan karena biaya kebutuhan pokok yang terkerek naik," jelas demonstran.
Berikut beberapa tuntutan dalam pernyataan sikap Aliansi Bali Jengah:
1. Menolak kenaikan harga BBM.
2. Mendesak pemerintah menuntaskan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia dan menarik militer dari Tanah Papua.
3. Menolak kebijakan ekonomi yang berpihak pada investor dan kebijakan iklim yang tidak mempertimbangkan hak rakyat pada perhelatan G-20.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Jalan Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Lebak Pedalaman: Kami Merasa Belum Merdeka di Tanah Sendiri
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat
-
Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, 3 Nyawa Melayang
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya
-
Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda