/
Senin, 26 September 2022 | 18:12 WIB
Pencarian Riski, warga Desa Jetis Situbondo, yang terseret ombak di Pantai Batu Tampih, Tabanan, Bali. (IST)

Suara Denpasar - Buruh bangunan asal Situbondo bernama Riski (21) hilang terseret ombak di Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Tabanan, Bali pada Minggu (25/9/2022) petang. Sampai Senin (26/9/2022), pencarian masih dilakukan karena tak kunjung ditemukan. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada Senin (26/9/2022) menjelaskan, pada hari kedua, pencarian tim SAR menerjunkan 3 orang personel untuk melakukan penyisiran dengan menggunakan rubber boat di sekitar lokasi kejadian.

Darmada menjelaskan, Tim SAR menerima laporan adanya korban terseret ombak sekitar pukul 19.20 WITA. Korban merupakan warga Desa Jetis, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.  Peristiwa itu berawal ketika Riski sedang mandi di pantai sekitar pukul 17.45 Wita bersama dua orang temannya.

Tak lama berselang tiba-tiba mereka terseret arus air laut atau ombak. Dalam peristiwa itu dua orang temannya berhasil selamat. Sedangkan Riski ikut hanyut bersama ombak, dan tidak berhasil diselamatkan warga sekitar.

"Hari ini fokus pencarian sejauh 0,59 mil dari bibir pantai dengan luas area 6 Nm," kata Darmada.

Dia menjelaskan, selain menggunakan rubber boat Basarnas Bali, operasi SAR juga menggerakkan rubber boat Balawista, serta jukung para nelayan.

"SRI darat berjalan sepanjang bibir pantai ke arah barat dan timur sejauh 2 Km dari lokasi korban terseret arus," lanjutnya.

Darmada melanjutkan, unsur SAR yang dilibatkan dalam pencarian ini selain dari Basarnas Bali, juga Polair Tabanan, BPBD Tabanan (Balawista), Bhuana Bali Rescue, kelompok nelayan.

"Juga rekan korban, masyarakat dan unsur SAR lainnya," pungkas dia. (MNP)

Baca Juga: Amor Ing Acintya, I Nyoman Degdeg Gantung Diri di Pos Kamling, Jenazah Tak Boleh Dibawa ke Rumah

Load More