/
Kamis, 29 September 2022 | 14:23 WIB
Ilustrasi Ferdy Sambo (Suara.com/Eko Faizin)

Suara Denpasar - Sosial media akhir-akhir ini dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang menampilkan kemewahan sebuah ruangan lengkap dengan perabotan dan kasur besar. Dalam video itu pula terdapat suara lelaki yang menarasikan bahwa ruangan mewah itu adalah sel tempat Ferdy Sambo ditahan. 

Tak hanya itu, terdapat suara seorang laki-laki dan perempuan yang sedang melakukan percakapan.

"Pak, ada rencana lapor sama pak Kapolri?" tanya suara perempuan dalam video tersebut.

"Nggak ada gunanya lapor kalau dibohongi sama negara kayak begini," timpal suara laki-laki.

"Akan ketemu pak Mahfud nggak Pak dalam waktu dekat?" tanya suara perempuan lagi. 

"Aduh, biar pak Mahfud belajar deh lihat kenyataan ini. Pak Mahfud dan Kapolrinya belajar ya sama Presiden, ini ditutup-tutupi atau apa," jawab suara laki-laki.

Awalnya video menampilkan rekaman sebuah ruangan yang luas lengkap dengan beberapa perabotan seperti TV, sofa, dan beberapa barang interior. 

Lalu tampak dua kamar tidur besar lengkap dengan springbed berukuran jumbo dan kamar mandi di sampingnya.

Tak hanya itu, ruangan yang disebut-sebut sebagai sel tahanan Ferdy Sambo ini juga lebih tampak seperti sebuah ruangan kamar hotel dengan banyak jendela besar. 

Baca Juga: Konflik dengan Nikita Mirzani Berlanjut, Najwa Shihab Malah Dapat Doa Dari Polisi Ini!

Menanggapi viralnya video tersebut, Polri akhirnya buka suara. Divisi Humas Polri melalui unggahan Instagram resminya menyatakan bahwa video viral tersebut adalah hoaks

Dalam unggahan ulang video viral yang telah diberi stempel hoaks, Divisi Humas Polri menyematkan keterangan terkait berita tersebut. 

"Beredar sebuah video menyesatkan di sosial media TikTok yang memperlihatkan sebuah kamar mewah dan fasilitasnya, serta suara laki-laki yang menarasikan itu adalah ruang sel tahanan FS. Video tersebut tidaklah benar atau hoaks," tulis Divisi Humas Polri mengklarifikasi pada Rabu (28/9/2022).

Adapun Polri menjelaskan lebih lanjut, bahwa suasana dalam video tersebut bukanlah sel tahanan Mako Brimbo tempat Ferdy Sambo ditahan. Begitu juga dengan suara dalam video, disebutkan merupakan audio terpisah yang sengaja ditempelkan oleh orang tak bertanggungjawab untuk menimbulkan keributan di muka publik.

Lebih jauh, Polri menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa video viral yang menarasikan bahwa ruangan mewah tersebut adalah sel tahanan Ferdy Sambo adalah berita hoaks dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.(*)

Load More