Dia menjelaskan, awalnya laga berjalan dengan aman dan tertib. Namun berubah menjadi tragedi setelah laga berakhir.
Ribuan suporter menginvasi lapangan. Hal itu membuat kepolisian mencoba membubarkan massa. Salah satunya dengan menembakkan gas air mata.
"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen, tim medis pun mencoba menolong," kata Nico dikutip dari Antara News, Minggu (10/2/2022).
4. Suporter Invasi Lapangan
Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengatakan setelah laga berakhir, suporter invasi ke lapangan. Mereka hendak meluapkan kekecewaan karena kalah dari Persebaya.
Saat laga digelar, ada 40 ribu suporter yang hadir untuk menyaksikan Arema FC Vs Persebaya. Akan tetapi, tidak semua melakukan invasi ke lapangan.
"Tidak semuanya kecewa, hanya sebagian saja, sekitar 3000-an yang berusaha masuk ke lapangan, sedangkan yang lain tetap diam di atas tribun," kata Nico.
Dia menegaskan pertandingan ini berjalan lancar dan damai, hingga setelah pertandingan terjadi kekecewaan penonton yang melihat tim kesayangannya yang tak pernah kalah (dari Persebaya) di kandang selama 23 tahun ternyata kalah malam ini. Kekecewaan itu membuat mereka masuk ke lapangan untuk mencari pemain dan official.
"Untuk menanyakan kenapa sampai kalah atau untuk melampiaskan kekecewaan.”
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Karena Gas Air Mata, Suporter Menumpuk, Sesak Napas-Kekurangan Oksigen
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pesanan Ekspor Lesu, Industri Alas Kaki Nasional Masuk Zona Kontraksi
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
-
Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
-
Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi