Suara Denpasar - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan dirujak warganet usai konferensi pers tragedi Kanjuruhan di Malang, Minggu (2/10/2022) malam. Dalam salam pembukanya, dia mengatakan hadirin sekalian yang berbahagia.
Konpers tersebut dihadiri Kapolri, Menpora, hingga Gubernur Jatim. Iwan Bule yang mendapatkan kesempatan bicara awalnya membuka dengan mengucapkan terimakasih kepada Menpora, Gubernur Jatim hingga Kapolri yang hadir. Akan tetapi ucapan keduanya mengatakan hadirin sekalian yang berbahagia.
"Terimakasih Pak Menpora, Pak Kapolri yang saya hormari. Ibu Gubernur. Hadirin sekalian yang berbahagia," kata Iwan membuka konpers dikutip dari siaran langsung Kompas TV.
Kemudian dia mengucapkan rasa duka kepada korban jiwa dalam tragedi tersebut.
"Tim PSSI sudah ada di Maang akan melakukan ivestigasi," kata dia.
Kemudian dua poin lain yang dia sampaikan adalah Arema FC tak boleh main di Kanjuruhan selama musim ini. Kemudian dalam satu minggu ke depan Liga 1 dihentian.
Potongan video pembuka Iwan Bule tersebut beredar luas di media sosial Twitter. Tak ayal, Iwan menuai hujatan para warganet.
"Pengen ngomong kasar," tulis warganet dengan nama @saiii.
"Hah, bahagia?" ucap yang lainnya.
Terbaru, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan sebanyak 125 korban jiwa dalam tragedi tersebut. Jumlah itu merevisi kesimpangsiuran jumlah korban tewas sebelumnya yang menyebut 127 sampai 131 orang tewas.
"Jumlah korban meninggal dunia 125 orang," kata Sigit Prabowo.
Kapolri menambahkan, data itu yang terbaru sebab angka sebelumnya terdapat nama ganda. Sehingga setelah diselidiki lagi jumlah pastinya sebanyak 125 orang.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Kapolri Ralat Jumlah Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi Segini Jumlahnya, Ada yang Ganda
-
Cerita Manajer Arema FC Bantu Angkat Jenazah Korban, Kini Tak Lagi Pedulikan Sanksi PSSI
-
Warganet Luapkan Kemarahan Terhadap Akun Polres Malang yang Miliki Motto Polisi Adem
-
Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring