Suara Denpasar - Kontraktor lokal Bali sudah kepalang gembira mendapat kabar bahwa tender dengan izin spesialis SP 004 dalam pematangan lahan Pusat Kesenian Bali (PKB) di Klungkung tahap 3 Bidang Cipta Karya dibatalkan dan termuat dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Otomatis seluruh tender yang termaktub dalam SP 004 otomatis batal dan kontraktor lokal akan mendapat kesempatan ikut tender ulang proyek pematangan lahan yang nilainya mencapai Rp 535 miliar tersebut.
Namun, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa kepada denpasar.suara.com menyatakan bahwa pembatalan dalam LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik tersebut merupakan kesalahan sistem.
Adapun kesalahan sistem yang dimaksud adalah tender spesialis SP 004 masih berjalan dan dinyatakan batal.
Tidak dijelaskan adakah kemungkinan kerjaan hacker sehingga laporan tersebut dalam website terlihat batal.
Hanya saja dia menjelaskan bahwa, Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali kini sedang meminta konfirmasi kepada LKPP terkait isi website LPSE tersebut.
"Bukan dibatalkan, terlihat di sistem LKPP, dari Pokja tidak membatalkan. Kami masih konfirmasi, tap di SPSE terlihat dibatalkan," katanya kepada wartawan denpasar.suara.com, Selasa 4 Oktober 2022.
Sebelumnya atas pembatalan tersebut, kontraktor lokal Bali merasa aspirasi mereka sudah didengar pemerintah dengan adanya tender ulang. "Sudah diumumkan ulang," kata Ketua Asosiasi Konstruksi Nasional (AKN) Bali Made Suberjaya.
Tender ulang tersebut memberikan waktu bagi kontraktor lokal untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti proses lanjutan.
Baca Juga: Usai Ketahuan Bermasalah, Lelang Proyek di PKB Dibatalkan, Ada Apa ?
Terkait tender ulang itu juga sempat diungkapkan Suberjaya saat bertemu dengan Gubenur Bali I Wayan Koster belum lama ini.
Kata dia, kepada Koster ada baiknya memang dilakukan tender ulang menyusul protes kontraktor lokal, di banding ke depan malah akan menjadi persoalan baru. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek