Suara Denpasar- Penataan infrastruktur stadion jadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk ditata pasca tragedi memilukan di stadion Kanjuruhan Malang.
Penataan stadion dianggap penting untuk dilakukan agar tragedi Kanjuruhan yang membuat 131 suporter meninggal dunia tidak terulang lagi.
Terlebih sejumlah pemicu terjadinya korban jiwa di antaranya juga lantaran akses pintu keluar stadion yang dianggap tidak memadai dibandingkan jumlah suporter yang hadir di Kanjuruhan Malang.
Jokowi memastikan jika pasca tragedi ini kondisi stadion yang dipakai tim-tim Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 akan diaudit.
"Saya perintahkan mengaudit total, semuanya apakah gerbang-nya sesuai standar cukup lebar, apakah gerbang ukurannya sesuai dengan standar, manajemen lapangan-nya yang memegang kendali siapa, semuanya," kata Jokowi di Malang, Rabu (5/10).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono langsung ditunjuk untuk melakukan audit stadion-stadion di Indonesia.
Audit ini juga termasuk dengan standar pengamanan suporter ketika berada di dalam stadion tersebut.
Keselamatan suporter kata dia menjadi poin utama kenapa audit harus dilakukan.
Tidak menunggu waktu lama-lama kata dia, audit harus segera dilakukan dan Presiden Jokowi memberikan waktu 1 bulan kepada Kementerian PUPR.
Baca Juga: Kronologi Kengerian di Pintu 13 Kanjuruhan Malang, Kesaksian Aremania
Dia kemudian memberikan contoh bagaimana standar Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dianggap sangat ideal.
"Audit stadion juga sama, 1 bulan karena kalau kita lihat di GBK dengan penonton 80 ribu orang, pintu dibuka 15 menit semua bisa keluar. Saya kira standar-standar itu yang harus kita miliki," jelas Presiden.
Pihaknya juga sudah meyakinkan FIFA jika Indonesia akan melakukan perbaikan total.
Federasi sepakbola tertinggi ini juga siap membantu memperbaiki manajemen sepakbola Indonesia. (Antara). ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus