Suara Denpasar- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan respon terkait dengan penetapan tersangka tragedi di stadion Kanjuruhan Malang yang menyebebkan 131 orang meninggal dunia.
Tim independent yang bekerja mengusut tragedi di stadion Kanjuruhan Malang menetapkan enam orang tersangka.
Enam orang tersangka ini salahsatunya adalah petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 atau kasta kompetisi sepakbola tertinggi.
Kali ini Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang ditetapkan menjadi tersangka.
Akhmad Hadian Lukita tidak sendirian, dia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan lima orang lainnya termasuk dari anggota Kepolisian.
Mereka selain Dirut PT LIB ada nama Abdul Harris selaku ketua panpel laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Kemudian ada nama Suko Sutrisno selaku security officer, lalu Wahyu SS Kabag Ops Polres Malang, kemudian personel dari Brimob Polda Jatim, lalu ada BSA Kasat Samapta)
Ketua PSSI Mochamad Iriawan memberikan respon terkait dengan penetapan tersangka tersebut.
Pihaknya menegaskan sangat menghormati proses hukum yang kini sedang dilakukan Polri pasca tragedi memilukan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Federasi kata dia juga sudah mengetahui mengenai penetapan tersangka tersebut.
“Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Iriawan.
Selain menetapkan tersangka bagi enam orang tersebut, sebelumnya sudah ada 10 perwira polisi yang sudah dinonaktifkan.
Mereka adalah komandan peleton dan komandan bataliyon yang sedang bertugas dalam pengamanan laga derby Jawa Timur tersebut. ***
Berita Terkait
-
Bung Towel Tegas Tuntut Mundur Penjabat PSSI, Ahmad Riyadh: Enak Aja Mundur, Nanti Tafsirnya Macam-macam
-
Resmi, Kapolri Umumkan 6 Orang Tersangka, Direktur PT LIB hingga 3 Polisi
-
Daftar 10 Komandan Brimob yang Dihukum Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang, AKBP hingga Aiptu
-
Abaikan Desakan Mundur, Ketum PSSI Kembali Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Datangi Titik Tragedi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day
-
Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC